Ingin ASI Perah Bertahan Lama? Begini Cara Menyimpannya

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Ingin ASI Perah Bertahan Lama? Begini Cara Menyimpannya

Apakah Ibu memiliki aktivitas yang padat, tetapi ingin memberikan ASI eksklusif pada Buah Hati? Jika ya, maka Ibu bisa mengakalinya dengan memerah ASI. Namun, harus menyimpan ASI perah dengan benar agar aman untuk Buah Hati. Lalu, gimana cara menyimpan ASI agar bertahan lama dan aman untuk Buah Hati? Baca artikel ini sampai habis dan temukan jawabannya, yuk. 

 

Cara Menyimpan ASI Perah Agar Bertahan Lama dan Aman Untuk Buah Hati

Ibu tahu nggak sih, ASI bisa disimpan dalam jangka waktu tertentu, lho. Namun, ASI paling lama dapat disimpan selama 6 bulan dalam keadaan beku. Jika disimpan lebih lama dari 6 bulan, maka komposisi yang terkandung dalam ASI akan terurai.Berikut cara menyimpan ASI dan batas waktu penyimpanan yang baik.

  1. ASI yang diperas kemudian disimpan untuk dikonsumsi 6 jam setelahnya, ASI dapat disimpan dalam suhu ruangan normal dan tidak perlu disimpan di lemari pendingin.

  2. ASI yang disimpan dalam sebuah termos dan diberi es batu dapat bertahan hingga 24 jam.
     
  3. ASI yang diperas kemudian disimpan untuk dikonsumsi 72 jam setelahnya dapat disimpan dalam lemari pendingin (di bawah suhu 5 derajat Celcius tapi tidak dalam keadaan beku).
     
  4. ASI yang diperas kemudian disimpan untuk dikonsumsi 3 bulan setelahnya, ASI harus disimpan di bagian atas lemari pendingin (freezer), kemudian dibekukan dalam suhu di bawah -18 derajat Celcius. Dengan penyimpanan khusus ini ASI dapat dibekukan sampai 6 bulan. Hal ini biasanya dilakukan ketika ibu akan pergi dalam jangka waktu tertentu dan cukup lama, sehingga perlu mengumpulkan ASI sebelum meninggalkan bayinya.
     
  5. Jangan lupa membubuhkan label setiap kali akan menyimpan botol asi dengan mencantumkan tanggal dan jam asi dipompa untuk mengetahui lama penyimpanan ASI.

Meskipun hal ini memudahkan Ibu, tetapi yang terbaik tetaplah memberikan ASI segar pada Buah Hati jika tidak ada keadaan mendesak yang mengharuskan ASI disimpan. Sebab, membekukan ASI sebenarnya dapat merusak beberapa zat antibodi dalam Asi itu sendiri. Namun jika Ibu harus menyetok ASI, maka pastikan juga ASI Ibu berkualitas dan jumlahnya mencukupi kebutuhan Buah Hati. Ibu bisa mengonsumsi susu Ibu menyusui untuk menambah nutrisi Ibu dan Buah Hati. Cari tahu lebih banyak tentang susu Ibu menyusui, yuk.