Masa Persiapan

Kenali Berbagai Tanda Awal Kehamilan Selain Telat Haid

Ditulis oleh: Taufiq

Kenali Berbagai Tanda Awal Kehamilan Selain Telat Haid

Bagi beberapa pasangan yang belum berpengalaman dalam menghadapi kehamilan, mengenali tanda awal kehamilan sebelum telat haid sejatinya penting diketahui. Secara umum telat haid atau terlambat datang bulan masih menjadi indikator utama bahwa seorang wanita sedang mengalami kehamilan. Tentunya cara tersebut tidak salah, tetapi beberapa wanita memang mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, sehingga lebih sulit dalam menghitung keterlambatan menstruasi. Di sisi lain, beberapa wanita yang mengalami haid teratur pun terkadang juga mengalami keterlambatan disebabkan sejumlah faktor, misalnya pengaruh hormon, lingkungan, kondisi fisik, ataupun psikis. Ibu perlu memperhatikan tanda-tanda kehamilan yang lain agar deteksi dini kehamilan lebih akurat.

Mengenali Tanda Awal Kehamilan

Mendeteksi kehamilan lebih dini adalah penting untuk menghindari Ibu dari hal-hal yang tidak diinginkan. Ibu harus mempersiapkan masa kehamilan sebaik mungkin untuk kesehatan ibu dan perkembangan janinnya. Berikut ini merupakan tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang bisa Ibu kenali.

  • Kram perut
    Pada umumnya calon Ibu akan mengalami kram atau kencang pada perut saat awal kehamilan. Tanda ini diakibatkan akibat terhentinya produksi hormon progesteron setelah hadirnya plasenta. Timbulnya kram perut juga dipengaruhi otot rahim yang meregang akibat hadirnya janin. Biasanya kondisi hanya berlangsung ringan, namun jika terjadi kram perut yang hebat disertai banyak perdarahan, Ibu harus segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.
  • Bercak darah
    Di samping kram perut, tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang sering terjadi yaitu adanya bercak darah ringan atau flek. Bercak darah ini umumnya berwarna merah muda atau coklat yang kerap menempel pada celana dalam. Tanda ini disebabkan oleh adanya proses implantasi sel ovum yang telah dibuahi oleh sel sperma pada dinding rahim. Apabila bercak darah tersebut banyak atau dengan kata lain terjadi perdarahan, sebaiknya Ibu juga melakukan pemeriksaan ke dokter.
  • Payudara lebih sensitif
    Memasuki masa awal kehamilan biasanya payudara calon Ibu juga terjadi perubahan, dimana payudara akan lebih sensitif daripada kondisi normal. Bagian aerola atau daerah sekitar puting susu akan terlihat menghitam, ukuran payudara membesar serta terasa lebih berat, serta umumnya juga area payudara Ibu terasa agak sakit. Tanda ini disebabkan adanya peningkatan hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh Ibu hamil.
  • Mual disertai muntah
    Munculnya rasa mual disertai muntah merupakan tanda awal kehamilan diakibatkan adanya hormon estrogen yang meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan asam lambung. Selain itu, juga dapat disebabkan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang mulai dihasilkan oleh plasenta janin. Ibu bisa mengatasinya agar tidak semakin parah dengan PRENAGEN emesis, hadir khusus untuk mengurangi rasa mual dan muntah dilengkapi dengan vitamin B6 serta protein. Sertakan PRENAGEN emesis pada konsumsi harian Ibu beserta pola makan yang sehat.
  • Mudah capek
    Tanda awal kehamilan yang berikutnya yaitu calon Ibu menjadi mudah capek atau lelah. Hadirnya janin akan berdampak pada peningkatan pasokan aliran darah menuju janin dan dengan demikian Ibu harus berbagi nutrisi dengan janin yang dikandungnya. Saat fase awal penyesuaian, pada umumnya Ibu akan sering merasakan mudah capek. Maka dari itu, dengan kehamilan yang diketahui sejak dini maka tentunya Ibu wajib memperbanyak asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan Ibu serta perkembangan janin.

Sebaiknya Ibu segera melakukan test pack atau pemeriksaan ke dokter kandungan jika memang mengalami tanda awal kehamilan tersebut. Perbanyak konsumsi buah dan sayur, cukupi kebutuhan cairan minum air putih, hindari rokok dan aktivitas yang terlalu berat.