Masa Persiapan

Ketahui Cara agar Cepat Hamil Setelah Haid

Ditulis oleh: Amicis

Ketahui Cara agar Cepat Hamil Setelah Haid

Sejumlah pasangan yang sibuk bekerja terkadang menunda untuk memiliki seorang anak. Alasannya karena sibuk bekerja dan muncul ketakutan nantinya anak menjadi tidak terurus. Namun, tak jarang setelah menunda, beberapa pasangan malah sulit memiliki keturunan. Lalu bagaimanakah cara agar cepat hamil setelah haid? Pertanyaan inilah yang sering ditanyakan pada wanita yang kesulitan hamil. Bagi Ibu yang memiliki keluhan sulit hamil hingga riwayat kesuburan yang kurang baik, kehamilan merupakan sesuatu yang dianggap sebagai sebuah mukjizat.

Baca Juga: Salah Satu Cara Cepat Hamil, Menggunakan Ramuan Khusus

Menghitung siklus haid merupakan hal penting untuk Ibu dan pasangan saat merencanakan kehamilan. Sebab, siklus haid akan mempengaruhi kalender kesuburan Ibu dan kemungkinan hamil dapat mencapai angka 80%. Untuk lebih jelas lagi, Ibu bisa mengetahui cara cepat hamil setelah haid yaitu:

Memperhatikan Siklus Haid Ibu

Siklus haid Ibu akan memastikan keberhasilan program kehamilan Ibu. Bila Ibu memiliki siklus normal, yakni 28 hari, maka masa subur Ibu berada di hari ke-12 hingga ke-16 dihitung mulai dari hari pertama haid Ibu. Jadi, Ibu dapat melakukan hubungan intim di masa subur agar peluang terjadinya kehamilan lebih tinggi.

Memeriksa Lendir Serviks

Bila Ibu ingin segera mengandung, maka perhatikan saat adanya perubahan lendir yang keluar dari vagina Ibu. Periksalah dengan cara mengambil cairan pada lendir yang keluar dari vagina menggunakan ujung jari telunjuk Ibu, lalu rekatkan ke ujung jari lain. Bila lendir itu membentuk suatu jalinan elastis yang tidak terputus sepanjang 2-3 cm maka itu adalah pertanda jika Ibu sedang berada pada masa subur.

Memakai Termometer Digital

Termometer digital dipakai untuk mengukur suhu pada tubuh Ibu, saat Ibu berada dalam masa subur. Suhu tubuh saat sedang masa subur biasanya akan meningkat lebih tinggi dibanding saat Ibu tidak dalam masa subur. Pada saat tersebut, Ibu yang menginginkan momongan disarankan untuk melakukan hubungan intim.

Hitung Masa Subur

Hitung dengan benar masa subur Ibu, pastikan Ibu tahu siklus terpendek dan terpanjang minimal selama 8 bulan. Siklus paling pendek dikurangi 18 hari adalah hari pertama masa subur Ibu. Contohnya siklus terpendeknya adalah 27 hari, maka hari pertama masa subur adalah hari ke-9.
Siklus panjang dikurangi 11 adalah hari terakhir masa subur Ibu. Contohnya siklus terpanjang Ibu adalah 30 hari, maka hari terakhir masa subur adalah hari ke-19. Hari kedua di antara dua tanggal siklus tersebut merupakan masa subur dengan kemungkinan besar terjadinya kehamilan.

Ketahui Ovulasi Terjadi

Ovulasi terjadi sekitar 12-14 hari sebelum hari pertama haid. Terjadinya ovulasi bergantung pada siklus haid Ibu. Jika siklus haid pendek atau hanya sekitar 22 hari, maka ovulasi terjadi hanya beberapa hari setelah haid berakhir. Namun ovulasi berbeda pada tiap wanita, maka penting untuk mengetahui siklus haid agar dapat memperkirakan waktu ovulasi.
Selain memperhatikan langkah-langkah yang diambil dengan menghitung siklus haid setiap bulannya, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dengan baik:
• Memperhatikan Nutrisi yang Masuk dalam Tubuh
Agar program kehamilan Ibu berjalan lancar, perhatikanlah asupan nutrisi yang masuk dalam tubuh Ibu. Minum PRENAGEN esensis dua kali sehari yang mengandung nutrisi terbaik untuk persiapan kehamilan, seperti asam folat, kalsium, zat besi, inulin, dan rendah lemak. Nutrisi lengkap tersebut akan menurunkan risiko bayi lahir dengan cacat tabung saraf.
• Hindari Adanya Pikiran Berlebih Serta Tekanan Batin
Terlalu stres saat berusaha memperoleh keturunan akan mengakibatkan program kehamilan sedikit terhambat. Sebab untuk memulai suatu program kehamilan, Ibu diwajibkan untuk rileks hingga prosesnya dapat berlangsung sesuai dengan keinginan.

Baca Juga: Solusi Cara Cepat Hamil yang Aman dan Alami

Itulah beberapa cara cepat hamil usai haid yang tepat untuk Ibu terapkan saat program kehamilan. Untuk mewujudkan kehamilan memerlukan kesabaran setiap pasangan. Bila perlu, konsultasikan rencana kehamilan Ibu pada dokter spesialis kandungan.