Gejala & Solusi

Ibu Pusing Saat Hamil? Ketahui Kapan Harus ke Dokter

Ibu Pusing Saat Hamil? Ketahui Kapan Harus ke Dokter

Setiap kehamilan pada ibu hamil itu selalu unik. Ada yang pusing, mual, hingga kelelahan. Ada juga yang sering tidur, berjerawat  atau tidak merasakan gejala kehamilan. Sebagian besar ibu hamil  pernah mengeluhkan perihal pusing yang dialaminya saat hamil. Biasanya terjadi pusing saat hamil muda yang akan membuat ibu hamil merasa panik akan terjadi sesuatu yang parah pada dirinya. 

Kenapa Bisa Pusing?

Dilansir dari American Pregnancy Association, alasan mengapa ibu sering mengalami pusing yaitu karena meningkatnya hormon lalu menyebabkan pembuluh darah melebar. Hal ini akan membantu aliran darah ke bayi, namun akan memperlambat kembalinya darah dalam pembuluh darah ke tubuh Ibu.

Pusing pada ibu hamil trimester 1 sangat sering terjadi. Wajar saja jika wanita atau ibu hamil merasa panic, tak hanya khawatir pada kesehatan diri sendiri tapi juga kepada anak yang sedang dikandung. Semua ibu hamil pasti menginginkan masa kehamilan yang lancar dan tenang tanpa harus panik karena suatu hal seperti pusing ini. Pertanyaannya adalah apakah pusing yang dialami saat hamil ini wajar?

Jawabannya ya, wajar saja pusing dirasakan oleh ibu hamil. Pusing saat trimester 2 juga sangat wajar terjadi. Pusing saat hamil ini terjadi karena ukuran Rahim telah membesar sehingga akan menekan dan mendorong pembuluh darah, akibatnya aliran darah ke jantung dan otak akan berkurang. Hal inilah yang menyebabkan ibu hamil merasa pusing di masa kehamilannya.

Rasa pusing ini juga sering disebut dengan kliyengan saat hamil muda. Kondisi ini memang tidak mengenakkan namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Ketika sering pusing saat hamil, ibu – ibu hamil akan melakukan beberapa upaya agar rasa pusing tersebut hilang. Mereka akan coba menanyakan riwayat masa kehamilan seseorang yang dekat untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi pusing saat hamil. 

Baca juga: Cermati Cara Mengatasi Pusing Saat Hamil 

Sebelum panik, coba simak cara mengatasi mual dan pusing saat hamil berikut yang mungkin akan berguna untuk mengurangi rasa panik saat pusing dalam keadaan hamil:

1. Perbanyak minum

Kepala pusing saat hamil selain terjadi karena adanya penekanan pembuluh darah oleh Rahim yang membesar, juga dapat terjadi karena dehidrasi. Sebaiknya ibu hamil memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi. Cukupilah kebutuhan cairan untuk tubuh setiap harinya. Selain air putih, air kelapa hijau juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga hidrasi selama kehamilan. Ada banyak manfaatnya, loh. Yuk, baca di sini: Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Kesehatan Ibu Hamil

2. Jangan tidur terlentang terlalu lama

Tidur terlentang dalam waktu yang lama dapat menyebabkan pusing pada ibu hamil, selain itu juga menyebabkan pusing yang sudah dirasakan menjadi lebih lama. Tidur terlentang pada ibu hamil juga menyebabkan sirkulasi darah menjadi kurang lancar jadi sebaiknya dihindari saja ya atau jangan dilakukan terlalu sering dan lama

3. Jangan mandi air hangat terlalu lama

Mandi air hangat memang sangat menyenangkan dan membuat tubuh terasa lebih rileks. Namun sebaiknya ibu – ibu hamil menghindari hal ini karena mandi air hangat terlalu lama akan membuat ibu hamil kekurangan cairan, akibatnya ibu hamil akan dehidrasi dan hal itulah yang akan membuatnya pusing.

Baca juga: Manfaat Air Putih Sebagai Nutrisi Ibu Hamil

4. Banyak bergerak

Dalam kondisi hamil, bergerak adalah hal yang sulit dilakukan dan membutuhkan bantuan pasangan untuk melakukannya. Hal ini sering membuat ibu hamil menjadi malas untuk bergerak dan lebih memilih berdiam diri saja. Perlu ibu hamil ketahui bahwa berdiam diri saja saat hamil itu salah, ibu hamil harus aktif bergerak meskipun sulit agar sirkulasi darah menjadi lancar.

5. Hindari stress

Sebisa mungkin hindari stress atau setidaknya kurangi stress. Ibu hamil sangat rentan terhadap banyak hal termasuk stress ini. Stress berlebihan juga akan membuat ibu hamil merasa pusing yang parah, tak hanya itu, dalam beberapa kasus juga diceritakan bahwa stress pada ibu hamil juga dapat menyebabkan keguguran. Jadi sebisa mungkin hindari stress dan minta bantuan pada pasangan untuk menyelesaikan masalah.

Itulah cara mengatasi pusing saat hamil yang bisa diterapkan. Ibu hamil setidaknya harus berusaha melakukan beberapa hal tersebut atau jika terasa sangat sulit, jangan lupa untuk selalu meminta bantuan pada pasangan.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Cegah Risiko Lahir Prematur dengan Mengenali Kontraksi Dini
Kenali kontraksi dini di trimester 3, ciri-ciri dan penyebabnya, serta risiko prematur agar Ibu lebih waspada dan siap menjaga kehamilan.
Masa Kehamilan
Persalinan Caesar ERACS vs Biasa, Mana yang Lebih Cepat Pulih?
Pahami perbedaan operasi caesar biasa & ERACS. Ketahui keunggulan teknik ERACS yang minim nyeri dan percepat pemulihan agar Ibu bisa segera kembali beraktivitas.
Masa Kehamilan
Tes Genetik untuk Kehamilan Geriatri & Kapan Waktu Terbaik Melakukannya
Tes genetik pada kehamilan usia >35 tahun? Ketahui waktu terbaik skrining di trimester 1 dan 2 untuk deteksi dini janin. Pantau kesehatan Ibu dan buah hati demi persiapan matang!
Masa Kehamilan
Cegah Perdarahan Antepartum untuk Kesehatan Calon Buah Hati
Kenali perdarahan antepartum di trimester 3, penyebabnya, dan langkah pencegahan melalui nutrisi serta gaya hidup sehat ibu hamil.
Masa Kehamilan
AFLP pada Kehamilan Penyebab, Gejala, dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu
Pelajari tentang AFLP atau Acute Fatty Liver of Pregnancy pada kehamilan, gejala umum, dan tips pola hidup yang membantu menjaga kesehatan ibu hamil.
Masa Kehamilan
Tips Aman Mudik Saat Hamil dan Perlengkapan yang Wajib Ada
Simak tips aman mudik saat hamil dan checklist perlengkapan wajib agar perjalanan Lebaran tetap nyaman dan aman untuk Ibu dan janin.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN