Susu rendah gula dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai bagi Ibu yang ingin membatasi asupan gula, terutama jika sebelumnya terbiasa mengonsumsi susu dengan banyak tambahan pemanis. Pilihan terbaik tetap bergantung pada kandungan gizi, porsi, dan kebutuhan Ibu. Susu tawar non-kehamilan juga dapat menjadi bagian dari menu sehat karena menyumbang PROTEIN dan kalsium.
Bagi Ibu yang mencari pelengkap nutrisi khusus kehamilan tanpa tambahan gula, PRENAGEN No Added Sugar dapat dipertimbangkan. Formulasinya menyediakan zat gizi pendukung kehamilan sesuai varian. Untuk menentukan pilihan, kenali dahulu perbedaan formulasi dan kandungan gulanya.
Susu komersial biasa ditujukan untuk konsumsi umum, dengan kandungan gizi yang berbeda antarproduk. Susu khusus kehamilan diperkaya zat gizi untuk membantu melengkapi kebutuhan Ibu selama hamil. Berikut perbandingan karakteristik susu non-kehamilan dan PRENAGEN No Added Sugar:
| Kriteria Penilaian | Susu Komersial Biasa (Non-Kehamilan) | PRENAGEN No Added Sugar |
|---|---|---|
| Gula tambahan | Tersedia produk tawar dan produk dengan tambahan gula. | Tanpa tambahan gula, tetapi tetap dapat mengandung gula alami susu. |
| Fokus pemenuhan gizi | Melengkapi kebutuhan gizi umum; jenis fortifikasi berbeda antarproduk. | Melengkapi nutrisi kehamilan dengan zat gizi seperti asam folat, zat besi, dan kalsium, sesuai varian. |
| Asupan energi | Bergantung pada komposisi dan porsi konsumsi. | Tetap menyumbang energi sesuai komposisi dan takaran saji, tanpa gula tambahan. |
Istilah rendah gula menunjukkan jumlah gula dalam produk, sedangkan tanpa tambahan gula berarti tidak ada gula yang ditambahkan selama pembuatannya. Keduanya tidak selalu sama, dan no added sugar tidak otomatis berarti bebas karbohidrat atau lebih rendah kalori. Untuk membandingkan kandungan gizi secara setara, gunakan volume susu siap minum yang sama:
Selama kehamilan, perubahan hormon membuat sel tubuh kurang peka terhadap insulin, yaitu hormon yang membantu penggunaan gula sebagai energi. Plows et al. (2018) menjelaskan bahwa diabetes gestasional dapat terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan cukup insulin untuk mengimbangi perubahan tersebut. Pengaturan makan dan pemeriksaan kehamilan membantu Ibu menjaga serta memantau kondisi kesehatan.
Membatasi gula tambahan merupakan salah satu langkah untuk menata pola makan. Jika minuman manis sering menjadi pilihan sehari-hari, berikut tiga hal yang perlu Ibu perhatikan.
Gula tambahan menyumbang energi tanpa menambahkan PROTEIN, vitamin, atau mineral yang berarti. Jika dikonsumsi berlebihan, total energi harian dapat melampaui kebutuhan tubuh. WHO menyarankan gula bebas dibatasi hingga kurang dari 10% total energi harian untuk membantu mengurangi risiko berat badan berlebih dan kerusakan gigi.
Sebagai ilustrasi, pada kebutuhan 2.000 kkal, batas tersebut setara dengan kurang dari 50 gram gula bebas sehari dari seluruh makanan dan minuman. Gula bebas mencakup gula tambahan serta gula dalam madu, sirop, dan jus buah. Gula alami dalam susu dan buah utuh tidak termasuk kategori ini.
Saat memilih susu selama kehamilan, kandungan gula menjadi salah satu hal yang perlu Ibu pertimbangkan. Pilihan tanpa tambahan gula dapat membantu membatasi gula tambahan dalam menu harian. Namun, susu tetap mengandung karbohidrat, termasuk laktosa, yang perlu diperhitungkan terutama jika Ibu mengalami diabetes gestasional.
Pada kondisi tersebut, pemilihan susu merupakan bagian dari pengaturan makan untuk membantu mencapai target gula darah. ACOG (2018) menekankan pentingnya pengendalian diabetes gestasional untuk mengurangi risiko pertumbuhan buah hati yang berlebihan dan komplikasi persalinan. Karena itu, sesuaikan porsi susu dengan arahan tenaga kesehatan dan tetap jalani pemeriksaan yang dianjurkan.
Membatasi gula tambahan perlu diimbangi dengan makanan yang beragam agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Panduan ADA (2023) menekankan keseimbangan zat gizi dari buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan sumber lemak sehat dalam pengaturan makan selama kehamilan dengan diabetes. Jenis serta jumlah karbohidrat juga perlu diperhatikan, sehingga pengaturan menu tidak cukup hanya dengan mengganti minuman manis.
Ibu bisa memulainya dengan menyediakan lauk, sayuran, dan sumber karbohidrat dalam menu sehari-hari. Susu dapat melengkapi asupan tersebut, sementara buah atau yoghurt tawar menjadi pilihan camilan yang bervariasi. Dengan begitu, upaya mengurangi gula tetap berjalan bersama pemenuhan gizi Ibu dan buah hati.
PRENAGEN No Added Sugar menawarkan pelengkap nutrisi bagi Ibu yang ingin membatasi gula tambahan. Tersedia dua bentuk penyajian untuk mendukung kebutuhan dan aktivitas sehari-hari. Ibu dapat memilih berdasarkan kenyamanan serta kandungan gizi masing-masing varian PRENAGEN:
Lengkapi konsumsi susu dengan menu bergizi dan ikuti petunjuk penyajian pada kemasan. Jika Ibu memiliki diabetes gestasional, sesuaikan porsinya dengan rencana makan dari tenaga kesehatan. Kandungan karbohidrat dalam susu tetap diperhitungkan sebagai bagian dari asupan harian.
Yuk, lengkapi asupan harian Ibu dengan nutrisi yang tepat selama masa kehamilan. Pelajari keunggulan varian seduh di halaman PRENAGEN MOMMY Stickpack No Added Sugar, atau dapatkan kepraktisan susu cair siap minum dengan mengunjungi halaman PRENAGEN UHT No Added Sugar.
Referensi