Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Pipi Bayi Merah dan Kasar

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Pipi Bayi Merah dan Kasar

Pernahkah Isi kecil mengalami sebuah kondisi dimana terdapat bintik merah pada pipinya? Banyak orang yang percaya bahwa pipi bayi merah disebabkan oleh tetesan ASI yang mengenai pipi bayi. Faktanya, tetesan ASI tidak menimbulkan bekas atau efek apapun pada kulit Justru bintik merah pada pipi si kecil dapat menjadi tanda alergi pada bayi.

Baca Juga: Ampuh! Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi Anda

Tak hanya alergi saja, ada beberapa penyebab lain yang mengakibatkan pipi bayi merah. Pada umumnya bintik merah yang terdapat pada pipi bayi itu tidak berbahaya. Namun pada kondisi tertentu, bintik tersebut menandakan adanya suatu kondisi serius yang perlu diwaspadai.

Lantas apa saja penyebab pipi bayi merah? Simak ulasan berikut ini beserta cara mengatasinya, Bu.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Sabun yang Bagus buat Kulit Sensitif Bayi

  1. Jerawat Bayi

    Rupanya tak hanya orang dewasa saja yang dapat mengalami jerawat pada pipi Bu, bayi pun bisa mengalaminya. Jerawat pada bayi umumnya terjadi pada 2 hingga 4 minggu setelah kelahiran. Gejala jerawat pada bayi mirip dengan jerawat pada orang dewasa yaitu ditandai dengan munculnya benjolan kecil berwarna merah atau putih pada pipi, dahi, atau hidung bayi.

    Belum jelas apa penyebab pasti dari jerawat pada bayi ini. Namun biasanya jerawat dapat menghilang selama beberapa waktu tanpa meninggalkan bekas. Ibu dapat mengatasi jerawat pada bayi dengan cara rutin membersihkan wajah si kecil dengan lembut serta menghindari lotion yang mengandung minyak pada wajah bayi.
  2. Eksim

    Bayi juga dapat terkena eksim, lho. Dan eksim bisa menjadi salah satu penyebab pipi bayi merah. Eksim merupakan sebuah kondisi yang menyebabkan kulit bayi mengalami ruam kemerahan, kering, gatal, dan kadang menyakitkan. Eksim pada bayi biasanya menyerang bagian kulit wajah dan dahi. Semakin bertambahnya umur, eksim dapat menyebar ke siku, lutut, hingga lipatan kulit.

    Eksim merupakan penyakit kulit kambuhan yang bisa kambuh ketika kulit terkena udara kering, debu, dan juga tungau. Cara mengatasi eksim pada bayi adalah dengan mandi air hangat menggunakan sabun tanpa parfum, mengoleskan krim pelembab pada kulit yang terkena eksim, serta mengoleskan salep steroid untuk mengurangi peradangan. Konsultasikan pada dokter anak untuk penanganan eksim lebih lanjut.
  3. Milia

    Penyebab pipi bayi merah lainnya adalah milia. Milia merupakan benjolan putih kecil yang muncul pada bagian hidung, dagu, atau pipi bayi yang baru lahir. Kondisi ini mirip dengan jerawat, namun bisa juga muncul di bagian lengan serta kaki bayi.

    Penyebab milia adalah adanya serpihan kulit mati yang terperangkap di permukaan kulit. Tanpa dilakukan perawatan, umumnya milia dapat hilang dengan sendirinya.
  4. Selulitis dan Impetigo

    Kedua jenis gangguan kulit ini sama-sama disebabkan oleh bakteri Streptococcus. Bakteri ini dapat membuat kulit bengkak, panas, serta memerah. Pada selulitis, bayi akan teraba panas pada saat bakteri masuk. Sedangkan impetigo tidak menyebabkan panas namun dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh jika tidak diobati.

    Selulitis dan impetigo harus mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter karena membutuhkan resep dokter dalam penanganannya. Jika si kecil mengalami ini, segera bawa ke dokter ya, Bu.
  5. Bintik Mongolia

    Penyebab pipi bayi merah yang lain adalah bintik mongolia. Bintik mongolia merupakan sebuah tanda lahir yang muncul segera setelah lahir. Bintik mongolia pada bayi memiliki ukuran yang bervariasi dengan warna abu-abu kebiruan.

    Bintik mongolia dapat muncul di area wajah, pipi, bokong, punggung bawah, dan juga belakang bahu. Bintik yang muncul tidak berbahaya, sehingga tidak membutuhkan pengobatan apapun. Nantinya bintik mongolia akan memudar dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.
  6. Fifth Disease

    Fifth disease atau penyakit kelima merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Gejala awal dari penyakit ini adalah demam yang diikuti dengan munculnya bintik merah di daerah pipi. Pipi bayi akan semakin merah dalam jangka waktu satu hingga tiga minggu hingga virus berhasil dilawan oleh kekebalan tubuh.

    Ibu dapat membawa bayi ke dokter jika bayi mengalami penyakit ini untuk mendapatkan pertolongan. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, maka Ibu dapat fokus untuk menghilangkan gejala hingga virus menghilang.
  7. Cacar Air

    Penyebab pipi bayi merah yang lain adalah penyakit cacar air. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengan gejala awal panas tinggi kemudian disertai dengan bintik merah di seluruh tubuh. BIntik merah ini membentuk lenting yang berisi cairan dan terasa sangat gatal.

    Cacar air dapat dengan mudah menular melalui cairan yang terdapat pada lentingnya. Ibu dapat segera berkonsultasi dengan dokter jika si kecil mengalami cacar air. Ibu juga dapat mencegahnya dengan pemberian vaksin cacar pada bayi.
  8. Biang Keringat

    Pipi bayi merah juga dapat disebabkan oleh biang keringat. Cuaca yang panas serta udara yang kering dapat memicu terjadinya biang keringat pada bayi. Terlebih bayi belum memiliki kelenjar keringat yang sempurna sehingga sangat rentan mengalami biang keringat.

    Biang keringat ditandai dengan adanya pembengkakan ringan pada kulit bayi yang terasa gatal dan panas. Namun Ibu tak perlu khawatir jika si kecil mengalami hal ini, karena cara mengatasi biang keringat tergolong mudah. Ibu dapat memindahkan bayi ke ruangan yang lebih sejuk atau menambah pendingin udara pada kamar bayi. Kenakan pakaian yang tipis dan nyaman untuk si kecil agar biang keringat tidak muncul lagi.

    Ibu juga dapat mengurangi gejala biang keringat dengan memandikan si kecil dengan air dingin serta mengoleskan krim pelembab. Banyak krim pelembab untuk biang keringat yang terdapat di pasaran.
  9. Meningitis

    Penyebab pipi bayi merah yang paling berbahaya adalah meningitis. Umumnya bintik-bintik merah pada bayi tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri tanpa perawatan. Namun pada meningitis, Ibu harus waspada karena tergolong kasus yang serius.

    Meningitis merupakan radang yang terjadi selaput otak serta saraf tulang belakang. Penyebab meningitis adalah bakteri, virus, dan juga jamur. Gejala dari meningitis salah satunya adalah munculnya bintik merah pada kulit. Bintik merah ini sangat khas, Ibu dapat mengeceknya dengan menggunakan gelas kaca. Letakkan gelas kaca pada bintik merah bayi. lalu lihat perubahannya. Jika bintik merah tidak memudar, bisa jadi merupakan salah satu tanda meningitis.

    Gejala ini biasanya disertai dengan leher kaki, muntah, demam, kulit pucat. tidak nafsu makan, lemas, serta terjadi pembengkakan pada ubun-ubun. Segera lakukan pemeriksaan jika bayi mengalami gejala yang mengarah pada meningitis.

Baca Juga: Wajib Dilihat! Cara Membersihkan Kulit Kepala Bayi dari Kerak dan Ketombe

Itulah beberapa penyebab pipi bayi merah yang perlu Ibu ketahui. Tidak semua bintik merah berbahaya dan membutuhkan pertolongan. Namun jika tidak kunjung sembuh atau menimbulkan gejala lain yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk segera membawa si kecil ke dokter ya, Bu!