Gejala & Solusi

Tips Atasi Lapar tapi Tidak Selera Makan Saat Hamil Muda

Tips Atasi Lapar tapi Tidak Selera Makan Saat Hamil Muda

Keluhan yang kerap dialami oleh ibu hamil ketika memasuki awal kehamilannya adalah kehilangan nafsu makan. Tidak jarang beberapa makanan yang memiliki nutrisi pemenuhan kebutuhan gizi Ibu dan janin justru terabaikan. Padahal kondisi masa hamil muda susah makan bisa mengancam kesehatan ibu dan janin. Akan tetapi, pada masa hamil muda ini, Ibu hamil kerap kali mengalami berbagai keluhan seperti mual, pegal, sembelit, bahkan gangguan gigi dan gusi. Sementara itu, Ibu hamil yang mengalami gangguan makan dapat menghambat pertumbuhan janin dan mempengaruhi kekebalan tubuh setelah janin Ibu lahir.

Tips Mengatasi Masa Hamil Muda Susah Makan

Jangan biarkan kesehatan Ibu terganggu karena rasa enggan untuk makan. Selain berbahaya untuk Ibu, juga berisiko besar bagi kandungan. Berikut adalah tips untuk menjaga nafsu makan selama masa kehamilan:

  1. Mengatur Asupan Serat
    Asupan serat merupakan kebutuhan yang penting bagi tubuh Ibu, terutama selama kehamilan. Hal ini juga berhubungan dengan risiko sembelit yang semakin tinggi, seiring usia kandungan yang semakin bertambah. Selain memenuhi kecukupan akan serat, kandungan air yang terkandung di dalam makanan yang mengandung serat akan menjadikan Ibu kenyang lebih lama. Makanan berserat terbaik bisa Ibu dapatkan pada sayuran dan buah-buahan segar.
     
  2. Salad dapat Mengatasi Masalah Nafsu Makan
    Ibu dapat mengonsumsi menu salad buah atau sayuran di siang hari menjelang petang. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi salad bisa mengendalikan keinginan makanan yang mengandung kalori yang berlebihan. Dengan begitu, Ibu mampu menjaga pola makan secara keseluruhan.
     
  3. Konsumsi Sup
    Ibu dapat memilih jenis sup makaroni atau sup jagung pada siang hari saat Ibu kehilangan nafsu makan untuk mengonsumsi nasi. Konsumsilah sup yang rendah lemak dan mengandung variasi sayuran dengan memasaknya sendiri di rumah. Ibu dapat membuat kuah kaldu yang lebih jernih dari rebusan kedua untuk menghindari lemak jahat.
     
  4. Konsumsi Susu Khusus Kehamilan atau Susu Rendah Lemak
    Meningkatkan asupan susu kehamilan rendah lemak bisa menjadi cara terbaik mengatasi kondisi hamil muda dengan susah makan. PRENAGEN emesis hadir untuk membantu mengurangi rasa mual dan muntah Ibu, yang dilengkapi dengan vitamin B6 serta protein. Tak hanya itu, nutrisinya juga dilengkapi asam folat, protein, kalsium, zat besi, omega-3, dan omega-6. Susu kehamilan rendah lemak ini tersedia dalam rasa coklat dan vanilla delight yang lezat. Bu, ketahui juga aturan minum susu PRENAGEN emesis di sini: Waktu yang Tepat Minum PRENAGEN emesis dan Aturan Lainnya.
     
  5. Konsumsi Camilan Kacang
    Jenis makanan kacang-kacangan dapat membantu Ibu dalam mengontrol nafsu makan Ibu selama kehamilan. Pilihlah kacang-kacangan sebagai camilan yang dapat membantu Ibu dalam mencukupi kebutuhan nutrisi. Terutama bagi Ibu yang mempunyai masalah dengan nafsu makan saat usia kehamilan muda, camilan kacang-kacangan dapat menemani aktivitas Ibu.
     
  6. Makan Sedikit dan Rentang Waktu Dekat
    Setidaknya dibutuhkan 20 menit bagi otak dalam menyampaikan pesan bahwa perut Ibu kenyang. Ibu dapat mengonsumsi makanan dengan jumlah yang sedikit akan tetapi dalam jarak waktu yang dekat. Langkah ini penting untuk menghindari mual pada usia kehamilan muda dan perut cepat kenyang pada kehamilan trimester akhir.

Baca Juga: Cara Mengatasi Ibu Hamil Susah Tidur Saat Hamil Muda

Gangguan kesehatan kehamilan yang serius dapat terjadi apabila Ibu mengabaikan kondisi hamil muda susah makan. Susah makan pada awal kehamilan dapat menyebabkan penurunan berat badan. Ketahui penyebab berat badan turun saat hamil dan tips mengatasinya untuk menjaga kesehatan Ibu dan janin. Alangkah baiknya segera mencari cara cerdas untuk tetap memenuhi nutrisi terbaik bagi diri Ibu dan janin. Jangan lupa juga untuk rutin melakukan konsultasi dengan dokter kandungan dan berdiskusi mengenai pola makan terbaik untuk dijalankan.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Cegah Risiko Lahir Prematur dengan Mengenali Kontraksi Dini
Kenali kontraksi dini di trimester 3, ciri-ciri dan penyebabnya, serta risiko prematur agar Ibu lebih waspada dan siap menjaga kehamilan.
Masa Kehamilan
Persalinan Caesar ERACS vs Biasa, Mana yang Lebih Cepat Pulih?
Pahami perbedaan operasi caesar biasa & ERACS. Ketahui keunggulan teknik ERACS yang minim nyeri dan percepat pemulihan agar Ibu bisa segera kembali beraktivitas.
Masa Kehamilan
Tes Genetik untuk Kehamilan Geriatri & Kapan Waktu Terbaik Melakukannya
Tes genetik pada kehamilan usia >35 tahun? Ketahui waktu terbaik skrining di trimester 1 dan 2 untuk deteksi dini janin. Pantau kesehatan Ibu dan buah hati demi persiapan matang!
Masa Kehamilan
Cegah Perdarahan Antepartum untuk Kesehatan Calon Buah Hati
Kenali perdarahan antepartum di trimester 3, penyebabnya, dan langkah pencegahan melalui nutrisi serta gaya hidup sehat ibu hamil.
Masa Kehamilan
AFLP pada Kehamilan Penyebab, Gejala, dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu
Pelajari tentang AFLP atau Acute Fatty Liver of Pregnancy pada kehamilan, gejala umum, dan tips pola hidup yang membantu menjaga kesehatan ibu hamil.
Masa Kehamilan
Tips Aman Mudik Saat Hamil dan Perlengkapan yang Wajib Ada
Simak tips aman mudik saat hamil dan checklist perlengkapan wajib agar perjalanan Lebaran tetap nyaman dan aman untuk Ibu dan janin.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN