Nutrisi dan Vitamin untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Nutrisi dan Vitamin untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Tahukah Ibu, tubuh Ibu membutuhkan  vitamin, mineral, dan nutrisi lain untuk menjaga agar tubuh tetap kuat dan sehat selama menjalani kehamilan hingga proses melahirkan. Selain itu, nutrisi dan vitamin juga baik untuk Buah Hati di dalam kandungan. Jadi, saat hamil, penting untuk menjaga daya tahan tubuh Ibu dan Buah Hati. Berikut nutrisi dan vitamin untuk jaga daya tahan tubuh ibu hamil. Simak, yuk.

Vitamin dan Nutrisi Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Vitamin dan nutrisi yang baik selama kehamilan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan Buah Hati dalam kandungan. Selama kehamilan, prinsip dasar makan sehat tetap sama, perbanyak mengkonsumsi buah, sayuran, biji-bijian, protein, dan lemak sehat. Namun, beberapa nutrisi perlu mendapat perhatian khusus selama kehamilan. Berikut vitamin dan nutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama kehamilan yang perlu Ibu ketahui.

1. Protein 

Protein sangat penting untuk Ibu hamil, terutama untuk memperbaiki jaringan, sel, dan otot yang mengalami kerusakan selama kehamilan. Selain itu, protein juga berfungsi untuk meningkatkan suplai darah pada tubuh, terutama selama kehamilan, dimana tubuh Ibu membutuhkan suplai darah dengan jumlah dua kali lipat lebih banyak dari biasanya. Protein juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh Ibu selama kehamilan.

Jumlah yang diperlukan: 71 gram setiap hari selama kehamilan.

Sumber makanan:

Daging tanpa lemak, unggas, makanan laut, dan telur adalah sumber protein yang bagus. Pilihan lain termasuk kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk kedelai.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Protein

1

Keju Cottage

33 ons atau 85 gr salmon.

28 gr

2

Daging unggas

1 cangkir atau 237 mL susu fortifikasi vitamin D

26 gr

3

Ikan

8 ons atau 237 mL jus jeruk fortifikasi yang diperkaya kalsium dan vitamin D

17 gr

4

Kacang-kacangan

1 butir atau 50 gr telur rebus

9 gr

5

Susu

1 cangkir atau 237 mL susu skim

8 gr

6

Selai kacang

2 sendok atau 32 gram selai kacang

7 gr

7

Telur

1 butir atau 50 gr telur rebus

6 gr

2. Asam Folat

Ibu hamil membutuhkan asam folat untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama kehamilan. Hal ini disebabkan asam folat berfungsi untuk membuat sel darah baru yang berperan dalam sistem imunitas. Seorang Ibu hamil rawan terkena anemia, sehingga melalui konsumsi asam folat dapat membuat tubuh Ibu tetap sehat dan bugar.

Selain itu, asam folat juga membantu mencegah masalah serius pada perkembangan otak dan sumsum tulang belakang Buah Hati dalam kandungan. Suplemen asam folat dapat mengurangi risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

Jumlah yang diperlukan: 600 hingga 1.000 mikrogram (mcg) folat atau asam folat setiap hari selama kehamilan.

Sumber makanan

Sereal fortifikasi adalah sumber asam folat yang baik bagi Ibu hamil. Sayuran hijau, jeruk, kacang polong, dan lentil adalah sumber folat alami yang bagus dikonsumsi selama kehamilan.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Asam Folat

1

Sereal

3/4 cangkir atau 15 gr - 60 gr sereal siap saji.

100 mcg - 700 mcg. Pilihlah sereal yang terfortifikasi 50% sampai 100%.

2

Bayam

1/2 cangkir atau 95 gr bayam rebus.

131 mcg

3

Kacang polong

1/2 cangkir atau 89 gr kacang polong

90 mcg

4

Asparagus

4 potong atau 60 gr asparagus rebus

89 mcg

5

Jeruk

1 jeruk kecil atau 96 gr

29 mcg

6

Kacang tanah

1 ons atau 28 gr kacang panggang kering

27 mcg

3. Vitamin C

Vitamin C tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh Ibu dan mengurangi risiko anemia defisiensi zat besi pada kehamilan, vitamin C juga penting untuk perkembangan fisik Buah Hati.

Jumlah yang diperlukan: 85 mg setiap hari selama kehamilan.

Sumber makanan:

Makanan kaya vitamin C yaitu brokoli, kembang kol, kangkung, buah kiwi, buah jeruk, paprika, ubi jalar, stroberi, dan tomat.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Vitamin C

1

Brokoli

100 gr broccoli

79 mcg

2

Stroberi

100 gr stroberi

57 mcg

3

Kembang kol

100 gr kembang kol

45 mcg

4

Jeruk

100 gr jeruk

40 mcg

5

Tomat

100 gr tomat

30 mcg

6

Bayam

100 gr bayam

30 mcg

 4. Zinc 

Zinc merupakan zat penting dalam mendukung daya tahan tubuh Ibu hamil karena fungsinya untuk pertumbuhan sel-sel penyusun imunitas. Kekurangan Zinc dapat menyebabkan menurunnya jumlah sel imun, sehingga menyebabkan Ibu hamil lebih rentan terkena penyakit. Selain itu, kekurangan Zinc selama kehamilan juga dapat memicu kelahiran prematur yang disebabkan infeksi dalam rahim.

Jumlah yang diperlukan: 11 mg setiap hari selama kehamilan.

Sumber makanan:

Sereal fortifikasi dan daging merah adalah sumber zinc yang baik. Ibu juga bisa mendapatkan Zinc dari kerang, daging unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Zinc

1

Daging sapi

3 ons daging sapi

7 mg

2

Kepiting

3 ons kepiting

6,5 mg

3

Ayam

3 ons daging ayam

2,13 mg

4

Susu

8 ons susu yang diperkaya zinc

1 mg

5

Kacang merah

4 ons kacang merah

0,9 mg

6

Kacang almond

1 ons kacang almond

0,9 mg

7

Mozzarella

1 ons keju mozzarella

0,9 mg

5. Vitamin D 

Vitamin D sangat penting untuk menjaga daya tahan Ibu selama kehamilan. Hal ini disebabkan vitamin D merupakan imunomodulator yang mengaktifkan sistem pertahanan tubuh ketika terjadi infeksi virus atau bakteri. Selain itu, vitamin D juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan memberikan perlindungan untuk Buah Hati selama di dalam rahim.

Jumlah yang diperlukan: 600 IU setiap hari selama kehamilan.

Sumber makanan:

Ikan berlemak, seperti salmon, merupakan sumber vitamin D alami yang baik. Pilihan lain termasuk susu fortifikasi yang diperkaya vitamin D dan jus jeruk.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Vitamin D

1

Ikan

33 ons atau 85 gr salmon.

570 IU

2

Susu

1 cangkir atau 237 mL susu fortifikasi vitamin D

115 IU

3

Jus

8 ons atau 237 mL jus jeruk fortifikasi yang diperkaya kalsium dan vitamin D

100 IU

4

Telur

1 butir atau 50 gr telur rebus

44 IU

 6. Vitamin B12 

Vitamin B12 berperan penting untuk membentuk sel-sel imun yang berfungsi dengan baik. Hal ini berkaitan dengan fungsi vitamin B12 dalam produksi sel darah merah yang memastikan sel-sel imun mendapatkan pasokan Oksigen yang cukup, sehingga dapat melawan infeksi virus ataupun bakteri. Selain itu, vitamin B12 selama kehamilan juga penting untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang Buah Hati. Vitamin B12 hanya ditemukan secara alami dalam makanan hewani, seperti ikan, daging sapi, unggas, telur, dan susu.

Jumlah yang diperlukan: 2,6 mikrogram (mcg) setiap hari selama kehamilan.

Sumber makanan:

Vitamin B12 hanya ditemukan secara alami dalam sumber makanan hewani (ikan, daging sapi, unggas, telur, dan produk susu). Makanan nabati tidak mengandung vitamin B12, kecuali sumber makanan nabati fortifikasi.

No

Jenis Makanan

Ukuran Saji

Kandungan Vitamin B12

1

Salmon

3 ons salmon

2,6 mcg

2

Daging sapi

3 ons daging sapi

2,4 mcg

3

Susu

8 ons susu

1,3 mcg

4

Yogurt

6 ons yogurt bebas lemak

1,0 mcg

5

Telur

1 butir telur

0,5 mcg

6

Keju cheddar

1,5 ons keju cheddar

0,5 mcg

 

Suplemen Esensial selama Kehamilan

Selama kehamilan, walaupun Ibu mengkonsumsi makanan bernutrisi baik, namun beberapa nutrisi penting dalam suplemen tetap diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan Buah Hati. Konsumsilah suplemen prenatal sesuai dengan anjuran dokter setiap harinya. Ibu perlu mengkonsumsi suplemen selama kehamilan karena berbagai alasan, antara lain:

1. Kekurangan nutrisi

Ibu hamil akan memerlukan suplemen untuk menghindari kekurangan nutrisi, seperti asam folat, yang berpotensi mengakibatkan cacat lahir.

2. Hiperemesis gravidarum

Komplikasi kehamilan ini ditandai dengan mual dan muntah yang parah, sehingga dapat menyebabkan penurunan berat badan dan kekurangan nutrisi.

3. Pembatasan makanan

Ibu hamil yang mengikuti pola makan tertentu, seperti vegan atau memiliki intoleransi dan alergi makanan, perlu melengkapi nutrisi dengan vitamin dan mineral untuk mencegah defisiensi mikronutrien

4.  Kehamilan kembar

Ibu yang mengandung lebih dari satu Buah Hati memiliki kebutuhan mikronutrien yang lebih tinggi. Pemberian suplemen seringkali diperlukan untuk memastikan nutrisi yang optimal bagi Ibu dan Buah Hati.

5. Gizi buruk

Ibu hamil yang kurang makan atau memilih makanan yang rendah nutrisi perlu melengkapi pola makan dengan suplemen vitamin dan mineral.

Itulah beberapa nutrisi dan vitamin yang bisa membantu untuk menjaga daya tahan tubuh ibu hamil. Membeli nutrisi dan vitamin tersebut satu per satu tentu saja merepotkan Ibu. Agar lebih praktis, Ibu bisa mengkonsumsi susu kehamilan yang mengandung semua nutrisi dan vitamin tersebut seperti susu prenagen. Cari tahu lebih banyak tentang susu PRENAGEN, yuk.