Masa Persiapan

Solusi Cara Cepat Hamil yang Aman dan Alami

Ditulis oleh : Amicis

Solusi Cara Cepat Hamil yang Aman dan Alami

Ada banyak pasangan suami istri yang memiliki harapan akan hadirnya keturunan. Pada dasarnya, terjadinya kehamilan membutuhkan proses bersatunya sel telur dan sperma. Tubuh wanita memiliki penanda yang bisa dikenali sebagai masa subur. Masa subur tersebut adalah waktu yang tepat untuk mempertemukan sel telur dan sperma. Cara cepat hamil pada masa subur itulah yang dapat digunakan sebagai salah satu upaya mencapai tujuan memiliki anak.

Baca Juga: Ingin Cepat Hamil? Ketahui Kapan Saja Masa Subur Wanita

Menerapkan Cara Cepat Hamil Secara Aman dan Alami

Pahami Siklus Haid

Siklus haid merupakan salah satu faktor penting yang harus menjadi perhatian ketika merencanakan kehamilan. Siklus haid merupakan rentang jumlah hari berdasarkan hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Dengan cara menghitung siklus tersebut, dapat diketahui waktu wanita mengalami ovulasi, yakni masa keluarnya sel telur dari ovarium. Sebagai contoh, wanita dengan siklus haid 28 hari akan mempunyai 6 hari kemungkinan hamil yang lebih tinggi, yakni sekitar 5 hari sebelum ovulasi dan 1 hari saat ovulasi. Pada hari itulah yang dinamakan masa subur.

Siklus haid memiliki kemungkinan berubah tiap bulan. Oleh sebab itu, Ibu perlu mencatat siklus haid selama minimal 8 bulan. Tandai hari pertama haid sebagai hari ke-1. Dengan demikian, Ibu dapat mengetahui siklus haid terpendek dan terpanjang. Setelah mengenali siklus haid tersebut, Ibu dapat memperkirakan masa subur Ibu.

Menghitung Masa Subur

Ketahui terlebih dahulu masa siklus haid terpendek dan terpanjang berdasarkan catatan pribadi Ibu, lalu sesuaikan dengan sebuah rumus sederhana mencari tahu masa subur.

  • Cara 1. Siklus terpendek dikurangi 18 hari. Maka didapatkan hasilnya ialah hari pertama masa subur Ibu. Misalnya jika siklus terpendek 27 hari, jadi hari pertama masa subur adalah hari ke-9.
  • Cara 2. Siklus terpanjang dikurangi 11 hari. Maka didapatkan hasilnya ialah hari terakhir masa subur Ibu. Misalnya jika siklus terpanjang 30 hari, maka hari terakhir masa suburnya adalah hari ke-19.

Hari-hari di antara dua tanggal tersebut termasuk masa subur kunci kemungkinan hamil lebih tinggi. Pada contoh yang diberikan di atas berarti masa subur berada di antara hari ke-9 sampai ke-19.

Cara Lainnya

Terdapat sejumlah cara lain yang turut mempengaruhi tercapainya keinginan cepat hamil, diantaranya:

Baca Juga: Imbangi Asupan dan Susu Kehamilan Agar Cepat Hamil

  1. Memeriksa Lendir Serviks
    Seusai masa haid, para wanita biasanya akan mengeluarkan lendir dari organ kewanitaannya. Kondisi ini normal dan justru dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara cepat hamil, yaitu dengan memeriksa keelastisan lendir yang keluar. Apabila lendir tersebut tidak putus ketika ditarik dengan dua jari telunjuk selebar 2 sampai 3 cm, itu tandanya telur siap dibuahi dan persentase kehamilan hampir mendekati angka 100%.
  2. Ukur Suhu Tubuh
    Saat berada dalam masa subur, secara umum suhu tubuh seorang wanita akan meningkat dari biasanya. Gunakanlah termometer digital dan cari kenaikan suhu setelah masa haid berlangsung. Apabila suhu tubuh meningkat maka kemungkinan waktu tersebut waktu yang pas untuk melakukan hubungan pasangan suami istri supaya cepat hamil.
  3. Pemenuhan nutrisi tubuh
    Dalam mempersiapkan masa kehamilan, kedua belah pihak wajib memenuhi kebutuhan nutrisinya terutama calon ibu yang mengandung. Menjaga aturan pola makan sehari-hari serta mengonsumsi makan yang menyuburkan seperti sayuran kaya asam folat, susu dan produk olahannya, dapat dijadikan alternatif cara cepat hamil yang sederhana.

Persiapkan kondisi optimal bagi suami istri yang ingin segera memiliki anak, terutama calon ibu. Dengan demikian, cara cepat hamil hingga kehamilan pun dapat dijalani lebih nyaman.