Tenang, Hamil Sungsang Bukan Kelainan

Tenang, Hamil Sungsang Bukan Kelainan

Pada kehamilan yang menginjak trimester ketiga, umumnya kekhawatiran Ibu hamil bertambah mengenai kondisi kehamilan dan bagaimana saat proses persalinan nanti. Terlebih lagi jika menginjak trimester terakhir ini janin masih dalam posisi sungsang. Janin bisa dinyatakan sungsang jika berada di dalam rahim dengan posisi kepala di atas, sehingga saat hendak dilakukan persalinan normal, bokong atau kaki buah hati yang akan keluar terlebih dahulu dibandingkan pada umumnya adalah kepala pada posisi normal. Posisi ini dapat didiagnosis melalui bantuan ultrasonografi (USG).

Usia kehamilan dibawah 28 minggu belum bisa dikatakan hamil sungsang, sebab posisi janin masih dapat terus berubah seiring bertambahnya usia kehamilan. Apabila melalui pemeriksaan USG janin memang telah dinyatakan dokter posisi janin sungsang, Ibu tidak perlu khawatir. Umumnya dokter akan mencoba melakukan tindakan pemutaran dari luar untuk mengembalikan posisi janin jika memang tidak ada keluhan berbahaya.

Sampai saat ini belum ada yang mengetahui penyebab pasti bayi sungsang. Namun, terdapat beberapa kondisi yang memungkinkan terjadi risiko bayi sungsang, antara lain:

  1. Volume Air Ketuban
    Baik volume air ketuban yang terlalu banyak maupun sedikit mempunyai risiko yang sama akan hamil sungsang. Air ketuban yang terlalu banyak akan membuat bayi dalam rahim bergerak dengan leluasa seperti berenang. Sementara itu air ketuban yang sangat sedikit menyulitkan bayi untuk berputar pada posisi normal.
  2. Bentuk Rahim
    Ada wanita yang memiliki bentuk rahim tidak seperti umumnya misalnya septum uterus (memanjang) hingga memungkinkan untuk memiliki bayi sungsang. Bentuk ini membuat bayi sulit berputar ke posisi normal.
  3. Posisi Plasenta
    Letak plasenta yang tidak biasa seperti menutupi rongga rahim atau jalan lahir akan menyulitkan kepala bayi masuk ke jalan lahir tersebut dan berada pada posisi normal.
  4. Lebar Panggul
    Panggul Ibu yang sempit akan menyulitkan saat kepala janin hendak memasuki posisi lahir normal, sehingga ketika bergerak lagi posisi akan berputar dan menyebabkan bokong berada di bawah.
  5. Ukuran Bayi
    Ukuran bayi yang terlalu kecil akan menyebabkan ia sangat mudah berubah posisi di dalam rahim. Sedangkan tubuh bayi yang terlalu besar pun membuatnya tidak bisa bebas bergerak lagi.

Dalam mengatasi posisi sungsang ini sebaiknya Ibu menggunakan cara alami terlebih dahulu seperti mempelajari sendiri cara senam hamil di rumah. Pastikan selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli kandungan sebelum Ibu melakukan cara ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Meringkuk
    Langkah paling banyak disarankan oleh dokter untuk memperbaiki posisi sungsang. Meringkuk lah 3 kali sehari selama 10-15 menit, terutama saat perut kosong dan janin aktif. Jagalah tetap tenang, bernapas dalam-dalam, serta hindari ketegangan otot.
  • Pijat Ringan
    Letakkan tangan kiri di bagian bawah perut serta tangan kanan di atas. Lakukan gerakan tangan searah jarum jam di sekitar sisi kanan perut. Pada saat tangan kanan mencapai bagian atas perut, geserlah yang kiri dengan memindahkan ke sisi kiri perut. Kemudian tangan kiri memutar lingkaran penuh searah jarum jam.
  • Berenang
    Aktivitas ini membuat tubuh Ibu menjadi lebih rileks sehingga memudahkan buah hati untuk mengubah posisinya.

Posisi bayi sungsang bukan merupakan sebuah kelainan. Bayi sungsang bisa lahir dengan persalinan normal asalkan berat badan bayi tidak terlalu besar, kepala bayi tidak terlilit pusar atau terlalu menunduk, kondisi jalan lahir ibu baik, tidak ada tumor, atau panggul Ibu tidak terlalu sempit.

Selain beberapa gerakan senam hamil yang dapat mencegah hamil sungsang di atas, masih ada beberapa cara lain yang dapat Ibu lakukan untuk mengatasi kehamilan sungsang loh. Simak di sini yuk: Bunda Wajib Intip! Cara Mengatasi Posisi Bayi Sungsang

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Susu Kental Manis untuk Ibu Hamil, Bolehkah Dikonsumsi?
Penasaran apakah ibu hamil boleh minum susu kental manis? Cek fakta medis soal kandungan gulanya dan pilih sumber nutrisi kehamilan yang lebih tepat!
Masa Kehamilan
Perbedaan Susu Rendah Gula dan Susu Biasa untuk Ibu Hamil
Bingung pilih susu biasa atau susu ibu hamil rendah gula? Kenali keunggulan nutrisi PRENAGEN No Added Sugar untuk jaga kesehatan Ibu di sini!
Masa Kehamilan
Ciri Gula Darah Tinggi pada Ibu Hamil dan Batas Normalnya
Sering tak disadari, waspada ciri ciri gula darah tinggi pada ibu hamil. Cek batas gula darah normal ibu hamil dan panduan pola makan sehatnya di sini!
Masa Kehamilan
Apa Itu Hamil Kebo? Kenali Ciri dan Faktanya
Cari tahu apa itu hamil kebo, temukan ciri ciri hamil kebo, serta fakta hamil kebo apakah normal. Simak tips nutrisi tepat untuk Ibu dan buah hati.
Masa Kehamilan
Posisi Menyusui yang Nyaman bagi Ibu dan Bayi
Temukan beragam pilihan posisi menyusui yang nyaman dan aman untuk bayi baru lahir agar ASI lancar serta bonding antara Ibu dan Si Kecil semakin kuat.
Masa Kehamilan
Cara Tepat Membandingkan Susu Hamil dari Label Nutrisi
Bingung pilih susu kehamilan yang tepat? Bandingkan protein, DHA, asam folat & kalori PRENAGEN mommy dengan merek lain lewat label resmi.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN