Gaya Hidup

Apa Penyebab Bayi Cegukan dalam Kandungan?

Apa Penyebab Bayi Cegukan dalam Kandungan?

Ketika di dalam kandungan, janin tidak hanya berdiam diri saja selayaknya gambar yang sering ditampilkan mengenai kondisi janin saat dikandung ibunya. Di samping melakukan proses belajar, misalnya mendengar atau meraba, janin juga bisa mengalami cegukan di dalam kandungan. Peristiwa bayi cegukan dalam kandungan bisa muncul sejak awal trimester pertama, tetapi umumnya cegukan tersebut muncul ketika usia janin memasuki trimester kedua ataupun ketiga. Pada saat bayi cegukan, biasanya Ibu akan merasa bagian perutnya seperti kejang.

Baca Juga: Bayi Cegukan? Inilah Penyebabnya dan Cara Mengobatinya

Memahami Kondisi Bayi Cegukan dalam Kandungan

Hampir semua wanita akan merasakan janin yang tengah dikandung cegukan minimal sekali selama kehamilan atau bahkan lebih. Selain itu, beberapa janin juga ada yang mengalami cegukan setiap hari ataupun dalam intensitas waktu tertentu. Selain itu, kontraksi diafragma juga bisa memicu cegukan pada janin.

Adapun janin bisa cegukan saat mempunyai sistem saraf pusat lengkap yang membuatnya mampu bernafas dalam cairan ketuban. Dengan begitu, saat cairan ketuban masuk dan keluar dari paru-paru, diafragma janin bisa berkontraksi dengan cepat dan menimbulkan cegukan.

Pada umumnya, cegukan janin bisa tampak jelas melalui cara USG dengan bentuk gerakan ritmis atau melompat. Penting untuk Ibu ketahui, cegukan bukan berarti janin merasa tidak nyaman, karena bisa jadi cegukan juga membantu janin mempersiapkan fungsi organ paru-parunya saat lahir dan membantu mengatur detak jantungnya selama usia kehamilan trimester ketiga. Meski demikian, terkadang janin cegukan karena tidak mendapat cukup udara. Jika memang perut Ibu terasa kejang karena bayi cegukan dalam kandungan dalam waktu lama, ada baiknya Ibu segera ke dokter. Bisa saja adanya kemungkinan kompresi tali pusat, yang terjadi saat tali pusat melilit area di sekitar area leher janin sehingga pasokan udara menjadi kosong. Dampaknya denyut jantung janin juga meningkat dan aliran darah dari tali pusat ke janin menurun. Akan tetapi Ibu tidak perlu khawatir karena kondisi ini jarang terjadi. Pada saat mendekati waktu kelahiran, cegukan pada janin bisa berlangsung sebagai bentuk refleksnya ketika akan menyusu setelah lahir, atau lebih tepatnya, cegukan tersebut sebagai bentuk refleks mencegah susu masuk ke paru-paru bayi.

Mengenal Gerakan Janin Lainnya

Selain tanda bayi cegukan, kenali berbagai gerakan janin lainnya yang mungkin akan semakin sering Ibu rasakan ketika masa kehamilan semakin dekat dengan waktu kelahiran. Waktu terbaik untuk mengamati gerakan janin ialah pada malam hari, saat Ibu berbaring santai. Selain itu, Ibu juga bisa mengamati gerakan janin di pagi hari, ketika bangun tidur bila usia kandungan Ibu sudah masuk trimester ketiga.

Baca Juga: Gizi Makanan untuk Mengurangi Mual dan Muntah di Masa Kehamilan

Jika Ibu dapat merasakan janin bergerak minimal 10 kali dalam sejam, baik gerakan halus ataupun kuat, artinya bayi baik-baik saja. Berikut ulasan lengkapnya.

  • Minggu ke-25 hingga 28 bayi mulai cegukan. Inilah yang menyebabkan Ibu merasakan sensasi tersentak-sentak, terkadang janin juga akan memberi respon kaget saat mendengar suara keras.
     
  • Minggu ke-29 hingga 31 gerakan bayi makin kuat, teratur dan terkendali.
     
  • Minggu ke-32 hingga 34, Ibu akan merasakan peningkatan frekuensi dan tipe gerakan bayi, sebab ia semakin besar dan kuat.
     
  • Minggu ke-36 hingga 40, ukuran bayi yang semakin besar dan ruang dalam rahim yang semakin terbatas membuat frekuensi gerakan memutar janin juga semakin berkurang.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Cara Tepat Membandingkan Susu Hamil dari Label Nutrisi
Bingung pilih susu kehamilan yang tepat? Bandingkan protein, DHA, asam folat & kalori PRENAGEN mommy dengan merek lain lewat label resmi.
Masa Kehamilan
Susu Ibu Hamil Bisakah Menambah Berat Badan? Ini Faktanya
Apakah minum susu ibu hamil bikin gemuk? Cek fakta medis dampak pada BB ibu vs janin, panduan porsi berdasarkan IMT, dan batas gula aman di sini.
Masa Kehamilan
Apakah Susu Hamil Bebas Gula Tambahan Tetap Bernutrisi?
Apakah susu hamil bebas gula tambahan tetap bernutrisi? Cek jaminan nutrisinya, beda laktosa vs gula tambahan, batas WHO, dan rekomendasi PRENAGEN di sini.
Masa Kehamilan
Susu UHT atau Bubuk, Mana Lebih Cocok untuk Ibu Bekerja?
Lebih bagus susu UHT atau susu bubuk untuk ibu hamil bekerja? Cek beda gizi, kepraktisan di kantor, batas simpan UHT, dan tips nutrisinya di sini.
Masa Kehamilan
Pentingkah Susu Hamil Meski Sudah Makan Sehat dan Bergizi?
Apakah ibu hamil perlu minum susu meski sudah makan sehat? Cek pemicu nutrisi, tabel pembanding gizi, waktu terbaik memulainya, dan solusinya di sini.
Masa Kehamilan
Pusar Ibu Hamil Menonjol Apakah Normal dan Kapan Kembali Seperti Semula
Pusar ibu hamil menonjol atau tidak menonjol 100% normal. Cek penyebabnya, beda dengan hernia, cara bersihkan aman, dan waktu pemulihannya di sini.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN