Beragam Cara Terbaik Mengatasi Mual Saat Hamil

Ditulis oleh: Amicis

Beragam Cara Terbaik Mengatasi Mual Saat Hamil

Dalam taraf yang wajar, mual ketika hamil justru pertanda Ibu kandungan sehat. Wanita yang mengalami mual saat masa awal kehamilan, risiko keguguran justru akan lebih kecil. Mual saat hamil pasti dialami sebagian besar Ibu hamil, hanya kurang dari 20% yang tidak mengalaminya. Cara mengatasi mual saat hamil sangat perlu diperhatikan, karena jika salah bisa mengganggu kondisi janin. Hal ini merupakan yang paling umum terjadi pada awal masa kehamilan, terutama di minggu pertama sampai bulan ketiga. Meski begitu, sejumlah wanita mengalami mual sampai waktu yang lebih lama.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil dengan Tepat

Di samping itu, sebenarnya kondisi ini bisa terjadi kapan saja, siang, pagi maupun malam. Bahkan, ada sejumlah Ibu hamil mengalaminya sepanjang hari. Berikut beberapa cara mengatasinya apabila hal tersebut terjadi pada Ibu.

Beberapa Cara Mengatasi Mual saat Hamil

Mual ketika hamil dapat ditangani secara mandiri dengan melakukan perubahan pola makan, dan juga perubahan beberapa kebiasaan seperti berikut ini:

  • Apabila mengalami mual di pagi hari, bangunlah dengan perlahan dari tempat tidur. Jika memungkinkan makanlah biskuit atau sepotong roti sebelum berdiri. Ini menjadi salah satu cara mengatasi mual saat hamil yang tepat untuk Ibu.
  • Konsumsilah makanan dalam porsi sedikit namun sering. Hindari memakan makanan dalam porsi yang sangat besar. Batasi makanan yang terlalu pedas ataupun terlalu manis. Begitu juga waktu minum, teguklah sedikit demi sedikit dan lakukan dengan perlahan.
  • Mengonsumsi minuman ataupun makanan dingin bisa meringankan mual daripada santapan hangat atau panas yang masih mengeluarkan aroma.
  • Zat besi bisa memperberat kerja sistem pencernaan. Apabila Ibu mengonsumsi vitamin dengan dosis zat besi tinggi, Ibu bisa berkonsultasi ke dokter guna meminta dosis yang lebih rendah.
  • Apabila mual diiringi muntah dirasa sangatlah mengganggu, umumnya dokter akan merekomendasikan obat antimuntah. Tetapi, hindarilah mengonsumsi obat tersebut tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter karena dapat berisiko membahayakan janin.

Selain mengetahui cara mengatasi mual saat hamil, Ibu juga bisa segera periksakan diri ke dokter bila mual tidak tertahankan bahkan muntah berulang kali dengan disertai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Nyeri di bagian perut.
  • Urine sampai berwarna kuning pekat atau bahkan tidak bisa buang air sama sekali lebih dari 8 jam.
  • Tidak bisa mengonsumsi cairan atau makanan apapun tanpa dimuntahkan kembali selama 24 jam.
  • Merasa amat lemas bahkan tidak bisa berdiri.
  • Muntah darah.

Apabila mual menyebabkan muntah, pastikanlah Ibu mengganti hilangnya cairan serta makanan. Muntah parah berkepanjangan dapat berhubungan pada risiko bayi lahir prematur atau bayi lahir kecil dibandingkan umur kehamilan Ibu.

Penyebab Mual

Mual yang dialami wanita hamil disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya:

  • Produksi hormon kehamilan. Saat sel telur telah dIbuahi menempel pada dinding rahim, tubuh dapat memproduksi hormon human chorionic gonadotropin. Hal inilah yang menyebabkan mual. Jadi, rasa mual merupakan pertanda jika produksi hormon yang diperlukan untuk kehamilan yang sehat berjalan normal.
  • Infeksi saluran kencing dapat menyebabkan mual bahkan muntah. Segeralah periksakan ke dokter, jika terjadi nyeri atau keluar darah saat Ibu buang air kecil.

Baca Juga: Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Tanpa Efek Samping

Sebagian wanita hamil memang cenderung lebih berisiko mengalami mual ketika hamil, terutama bila sebelumnya Ibu sudah pernah mengalami mual saat melakukan perjalanan. Maka dari itu,Ibu bisa menerapkan beberapa cara mengatasi mual saat hamil di atas. Jangan biarkan rasa mual tersebut justru dapat membuat bayi mengalami risiko.Selain itu, rasa mual juga bisa Ibu atasi dengan mengonsumsi PRENAGEN emesis yang bisa menghilangkan rasa mual saat hamil. Sehingga, Ibu tetap semangat dalam menjalankan masa kehamilan.