Saat seorang Ibu mengetahui dirinya hamil, ada rasa takjub yang luar biasa tentang kehidupan baru yang mulai tumbuh di dalam tubuhnya. Setiap minggu, janin mengalami perubahan yang menakjubkan, dari sel tunggal hingga menjadi bayi yang siap lahir. Memahami perkembangan janin per minggu dapat membuat Ibu merasa lebih terhubung dengan si kecil dan lebih siap menghadapi setiap tahapan kehamilan.
Secara medis, masa kehamilan dihitung mulai dari hari pertama menstruasi terakhir dan berlangsung selama sekitar 40 minggu. Perjalanan ini dibagi menjadi tiga trimester, di mana setiap trimester memiliki tonggak perkembangan yang unik dan krusial. Ibu, mari ketahui perkembangan si kecil dalam kandungan berikut ini.
Baca Juga: Tahap Perkembangan Janin dari Awal Hingga Menjelang Lahir
Trimester pertama adalah fase pembentukan. Pada periode ini, janin berkembang dari segumpal sel kecil menjadi janin yang memiliki semua organ utama. Minggu pertama dan kedua dihitung sebagai masa menstruasi dan ovulasi. Kemudian, pembuahan terjadi di minggu ketiga, dan sel telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim di minggu keempat. Pada usia ini, tanda-tanda kehamilan mungkin belum terlihat jelas, tetapi jika Ibu ingin mengetahui lebih lanjut, kunjungi artikel berikut tentang tanda kehamilan usia 2 minggu.
Minggu ke 5-8 adalah masa paling krusial. Otak dan sumsum tulang belakang mulai terbentuk. Detak jantung janin biasanya sudah bisa terdengar melalui USG. Tunas-tunas kecil yang akan menjadi lengan dan kaki mulai muncul, dan organ vital seperti ginjal, hati, dan paru-paru mulai berkembang.
Kemudian, di akhir trimester pertama, embrio secara resmi menjadi janin. Jari-jari tangan dan kaki mulai terbentuk dengan jelas, dan organ-organ internalnya terus berkembang. Ukuran janin sudah seukuran buah stroberi, dan matanya mulai terbuka serta tertutup. Pada tahap ini, nutrisi yang Ibu konsumsi sangatlah penting untuk mendukung perkembangan pesat ini.
Masa ini sering disebut "masa keemasan kehamilan", ditandai dengan perasaan yang lebih nyaman dan kegembiraan karena mulai merasakan gerakan bayi. Pada minggu 13-16, ukuran janin sudah bertambah. Wajahnya mulai menyerupai manusia dan ia bisa menggerakkan otot-otot wajahnya. Ibu mungkin juga sudah bisa merasakan gerakan pertamanya, yang sering disebut "quickening", sensasi seperti kupu-kupu yang beterbangan di perut.
Pada minggu 17-20, janin sudah bisa mendengar suara-suara dari luar rahim. Otak dan sistem sarafnya terus berkembang, dan ia mulai memproduksi lapisan pelindung bernama vernix caseosa di kulitnya. Di minggu ini, dokter seringkali melakukan USG detail untuk mengecek perkembangan organ dan menentukan jenis kelamin bayi.
Pada minggu 21-27, janin mulai terlihat seperti bayi sungguhan. Matanya sudah terbentuk sempurna, sidik jari sudah mulai muncul, dan ia mulai menyimpan lemak di bawah kulitnya. Di akhir trimester ini, paru-parunya mulai matang, memberinya peluang untuk bertahan hidup jika ia lahir prematur. Untuk melihat perkembangan si kecil secara lebih spesifik di periode ini, baca selengkapnya di sini: Tanda-tanda Perkembangan Bayi 24 Minggu.
Ini adalah fase akhir yang intens, di mana janin berfokus pada pertumbuhan berat badan dan persiapan untuk lahir. Pada minggu 28-32, janin mulai menimbun lemak di bawah kulitnya, membuatnya terlihat lebih berisi. Paru-parunya sudah hampir matang sepenuhnya. Gerakan menendang dan menggeliat akan terasa lebih kuat dan sering.
Pada minggu 33-36, organ-organ vital janin sudah matang dan siap untuk berfungsi di luar rahim. Posisi janin mulai berbalik, dengan kepala berada di bawah, bersiap untuk persalinan. Pada minggu 37-40, janin dianggap sudah cukup bulan (full term). Ia terus menimbun lemak, dan organ-organ seperti otak terus berkembang. Di minggu ini, Ibu bisa merasakan kontraksi-kontraksi yang merupakan tanda tubuh sedang bersiap untuk melahirkan.
Memantau perkembangan janin per minggu adalah cara yang indah untuk terhubung dengan buah hati. Namun, yang paling penting adalah tetap rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dan menjaga nutrisi.
Jika Ibu ingin melihat gambaran lebih detail mengenai perkembangan janin dalam trimester akhir, kunjungi artikel kami di Perkembangan Janin Usia Kandungan 9 Bulan.
Ibu, menjaga asupan dan pola makan bergizi sangat membantu dalam pertumbuhan si kecil dalam kandungan. Oleh karena itu, konsumsi susu kehamilan bisa menjadi pilihan terbaik selama masa kehamilan. PRENAGEN emesis dapat membantu menjaga asupan gizi Ibu selama hamil. Dengan kandungan protein dan vitamin B6, Ibu bisa membantu perkembangan organ tubuh dan otak calon buah hati, serta menjaga kesehatan tulang untuk Ibu.