8 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Ditulis oleh: Amicis

8 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Ibu hamil mungkin akan setuju dengan pernyataan akan banyaknya perubahan postur tubuh yang mungkin dialami selama kehamilan, sebagai tanda-tanda yang normal adanya kehadiran janin. Beberapa perubahan tersebut umumnya dipengaruhi oleh perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil. Salah satu tanda perubahan yang banyak terjadi ialah pembengkakan pada kaki.

Baca Juga: Nutrisi Lengkap Kehamilan: Pentingnya Nutrisi Mikro dan Makro

Faktor Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil

Pada dasarnya, penyebab kaki bengkak selama kehamilan dikarenakan kecenderungan tubuh ibu menahan cairan 30% lebih banyak dari keadaan yang normal. Adanya gaya gravitasi merupakan alasan lebih banyak cairan terkumpul di kaki ibu. Maka dari itu, kaki bengkak saat hamil lebih sering terjadi pada saat sore atau malam hari seusai ibu beraktivitas, terutama yang melibatkan berdiri. Kaki juga akan tampak lebih bengkak saat bangun tidur sebab di waktu tersebut cairan banyak berkumpul di kaki. Sementara kaki bengkak di usia kehamilan semakin besar disebabkan oleh janin di dalam kandungan ibu yang semakin besar. Semakin membesarnya janin akan memberi hambatan pada pembuluh darah balik sehingga pembengkakkan tidak hanya terjadi di kaki, tetapi juga terjadi di muka, mata, leher bahkan tangan. Terapkan sejumlah cara ini untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil agar tidak semakin parah:

  1. Pada saat usia kehamilan yang semakin membesar, jangan pernah memaksakan untuk berdiri dalam jangka waktu yang cukup lama, apalagi bila Anda mulai merasakan pegal. Pegal yang Anda rasakan ini adalah tanda bahwa peredaran darah dan juga otot mengalami kelelahan.
     
  2. Usahakan posisi kaki lebih tinggi dari jantung pada saat Anda duduk, posisi seperti ini akan membantu proses sirkulasi darah. Sementara ketika hendak tidur, gunakan ganjalan bantal di kedua kaki demi mendapatkan posisi yang lebih tinggi dari kepala dan juga jantung.
     
  3. Sebaiknya posisi badan Anda miring ke kiri ketika Anda tidur, manfaat yang bisa didapatkan melalui cara tidur miring ke kiri ialah pembuluh darah balik terdapat di bagian kanan tubuh sehingga mengurangi tekanan berlebih pada tubuh Anda.
     
  4. Hindari mengenakan sepatu yang mengikat kaki Anda terlalu keras atau alas kaki yang ukurannya kekecilan, karena akan semakin menghambat peredaran darah Anda.
     
  5. Aturlah jadwal olahraga secara rutin selama kehamilan. Olahraga yang dilakukan selama kehamilan mampu membantu mengatasi keluhan yang bisa muncul kapan saja, serta mempersiapkan persalinan terutama dalam hal latihan pernafasan.
     
  6. Olahraga renang baik untuk kehamilan. Saat Anda berenang, upayakan berjalan di dasar kolam, daya apung dari kolam bisa mengangkat bayi sehingga mampu melancarkan peredaran darah secara normal pada ibu hamil.
     
  7. Lakukan gerakan kaki ringan yang dapat membantu Anda mengurangi bengkak misalnya ketika Anda sedang duduk, gerakkan pergelangan kaki dengan cara ditekuk dan memutar secara berulang.
     
  8. Tekanan darah tinggi dan pembengkakan pada ibu hamil tidak terkait dengan asupan garam yang masuk ke dalam tubuh. Ibu hamil masih tetap dapat makan makanan yang mengandung garam, yang penting tidak berlebihan. Seimbangkan dengan mengonsumsi makanan sehat.

Baca Juga: 7 Tanda-tanda Kehamilan Umum

Meski sering terjadi pada semua ibu hamil, tidak semua kondisi bengkak merupakan respon tubuh yang normal. Kaki bengkak saat hamil mungkin saja tanda adanya penyakit yang diderita ibu hamil. Para ibu hamil wajib mengenali kaki bengkak yang dialami merupakan suatu respon normal tubuh terhadap kehamilan atau respon yang ditimbulkan dari penyakit. Apabila bengkak mulai terasa sakit dan mengganggu segera periksakan diri pada dokter.