Penyebab Bayi Cacat dalam Kandungan

Penyebab Bayi Cacat dalam Kandungan

Kehamilan menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu setiap pasangan suami istri. Terlebih, jika kehamilan ini adalah hal yang telah diimpikan pasangan suami istri sejak lama. Menjaga kesehatan di masa kehamilan merupakan salah satu hal yang sangatlah penting, karena kesehatan ibu hamil berdampak bagi perkembangan janin dalam kandungan.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Bayi dalam Kandungan agar Selalu Sehat dan Kuat

Setiap pasangan, tentunya mengharapkan kelahiran bayi yang sehat tanpa ada kekurangan apapun. Untuk itu, menjaga kesehatan pada masa kehamilan harus menjadi prioritas utama bagi ibu hamil. Berikut beberapa faktor yang perlu Ibu pahami mengapa bayi cacat dalam kandungan:

  1. Pengaruh Asap Rokok
    Asap rokok, ternyata sangat berpengaruh terhadap janin di dalam kandungan. Hal ini dikarenakan, rokok mengandung zat berbahaya seperti tar dan nikotin yang dapat mengakibatkan perkembangan janin terhambat, IQ janin rendah, berat badan tidak normal, dan perilaku yang tidak baik.
  2. Alkohol
    Apapun jenis minuman yang mengandung alkohol, akan sangat berbahaya bagi ibu hamil. Hal ini sangat berisiko menyebabkan bayi cacat dan kerusakan otak, serta perkembangan janin bisa terganggu, sehingga tidak berkembang dengan optimal.
  3. Kekurangan Asam Folat
    Salah satu nutrisi yang berperan penting pada perkembangan janin yaitu asam folat. Kekurangan asam folat akan menyebabkan janin lahir prematur hingga bayi lahir cacat dalam kandungan. Hal ini disebabkan, asam folat memiliki fungsi untuk membantu dalam menutup tabung saraf dan juga sumsum tulang belakang. Selain itu, asam folat bisa diperoleh dari kacang-kacangan, alpukat, brokoli serta buah-buahan. 

    Nah, salah satu buah yang kaya akan kandungan asam folat dan dapat mencegah bayi lahir cacat adalah aprikot, Bu. Simak manfaat lengkapnya di sini yuk: Manfaat Aprikot untuk Ibu Hamil, Cegah Bayi Lahir Cacat!

  4. Mengonsumsi Junk Food atau Makanan Cepat Saji
    Bagi ibu hamil yang terbiasa mengonsumsi junk food, lebih baik dihentikan. Sebab, dalam makanan cepat saji terdapat kandungan lemak yang tinggi, dan cara memasak serta tingkat higienitas dari makanan cepat saji tidak terjaga. Hal itu dapat membahayakan kesehatan maupun perkembangan janin.
  5. Faktor Genetik
    Faktor yang satu ini berasal dari keturunan yang bisa menyebabkan cacat lahir. Kondisi seperti ini terjadi saat masa proses pembuahan. Kelainan ini dapat muncul dari pengaruh genetik langsung dari orang tua.
  6. Kelainan Kromosom
    Ketika terjadinya proses pembuahan, terdapat peran yang sangat penting untuk genetika dari bayi yang akan lahir. Salah satu pengaruh besar dalam proses ini adalah kelainan kromosom yang dapat terjadi, karena salah satu atau bagian kromosom yang terlalu parah. Sehingga zigot yang didapatkan dari hasil pembuahan, tidak bisa menjadi embrio,, yang dapat menyebabkan bayi terlahir cacat.

Pencegahan Agar Terhindar dari Bayi Cacat dalam Kandungan

Rutin Melakukan Melakukan Pemeriksaan

Bayi cacat dalam kandungan dapat dihindari dengan merencanakan kehamilan, dan sebaiknya Ibu rutin melakukan pemeriksaan ke dokter untuk menjaga kesehatan janin. Hal itu bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya kelainan di masa kehamilan, sehingga dapat dicegah sejak dini. Oleh sebab itu, pemeriksaan kehamilan yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan angka kelahiran bayi cacat dan menurunkan angka kematian sang ibu ataupun janin.

Vaksinasi

Terdapat beberapa vaksinasi yang aman akan direkomendasikan pada masa kehamilan. Dengan melakukan vaksinasi, maka dapat melindungi ibu dari infeksi yang menyebabkan kelahiran cacat, dan bayi yang lahir pun akan berada dalam keadaan sehat nantinya.

Lindungi Diri Dari Infeksi

Infeksi pada masa kehamilan dapat membahayakan janin dan mengakibatkan bayi terlahir cacat. Cara mencegahnya, dapat dilakukan dengan mencuci tangan menggunakan sabun, jaga kebersihan tubuh secara menyeluruh dan masaklah daging sampai matang.

Baca Juga: Hindari Keguguran dengan Beberapa Tips Ini

Memeriksa kondisi janin pada masa kehamilan sangat penting untuk dilakukan, karena Ibu dapat mengetahui keadaan Ibu sendiri dan bayi. Ketahuilah juga penyebab bayi lahir cacat guna menurunkan risiko mempunyai bayi cacat.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Cegah Risiko Lahir Prematur dengan Mengenali Kontraksi Dini
Kenali kontraksi dini di trimester 3, ciri-ciri dan penyebabnya, serta risiko prematur agar Ibu lebih waspada dan siap menjaga kehamilan.
Masa Kehamilan
Persalinan Caesar ERACS vs Biasa, Mana yang Lebih Cepat Pulih?
Pahami perbedaan operasi caesar biasa & ERACS. Ketahui keunggulan teknik ERACS yang minim nyeri dan percepat pemulihan agar Ibu bisa segera kembali beraktivitas.
Masa Kehamilan
Tes Genetik untuk Kehamilan Geriatri & Kapan Waktu Terbaik Melakukannya
Tes genetik pada kehamilan usia >35 tahun? Ketahui waktu terbaik skrining di trimester 1 dan 2 untuk deteksi dini janin. Pantau kesehatan Ibu dan buah hati demi persiapan matang!
Masa Kehamilan
Cegah Perdarahan Antepartum untuk Kesehatan Calon Buah Hati
Kenali perdarahan antepartum di trimester 3, penyebabnya, dan langkah pencegahan melalui nutrisi serta gaya hidup sehat ibu hamil.
Masa Kehamilan
AFLP pada Kehamilan Penyebab, Gejala, dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu
Pelajari tentang AFLP atau Acute Fatty Liver of Pregnancy pada kehamilan, gejala umum, dan tips pola hidup yang membantu menjaga kesehatan ibu hamil.
Masa Kehamilan
Tips Aman Mudik Saat Hamil dan Perlengkapan yang Wajib Ada
Simak tips aman mudik saat hamil dan checklist perlengkapan wajib agar perjalanan Lebaran tetap nyaman dan aman untuk Ibu dan janin.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN