6 Cara Menjaga Bayi dalam Kandungan agar Selalu Sehat dan Kuat

Ditulis oleh: Amicis

6 Cara Menjaga Bayi dalam Kandungan agar Selalu Sehat dan Kuat

Ibu hamil perlu untuk menjaga janin dalam kandungan agar senantiasa sehat selama kehamilan, terutama pada masa-masa awal kehamilan. Akan tetapi, apabila Ibu hamil tidak berhati-hati dalam menjaga kehamilan yang masih awal, maka ibu sangat berisiko keguguran, dan pastinya Ibu tidak mengharapkan hal tersebut terjadi. Namun, Ibu tidak perlu cemas berlebihan akan hal tersebut, terdapat cara menjaga bayi dalam kandungan yang perlu diterapkan untuk menghindari berbagai risiko yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Cara Tidur Ibu Hamil yang Baik Bagi Kandungan

Cara Menjaga Janin dalam Kandungan Agar Tetap Sehat

Hindarilah Zat-zat yang Membahayakan Janin

Cara menjaga janin dalam kandungan yang paling utama adalah dengan menghindari berbagai zat berbahaya masuk ke tubuh Ibu yang dapat mempengaruhi kandungan. Beragam obat-obatan tertentu, kafein, alkohol, dan sejenisnya perlu dihindari sedini mungkin. Selain itu, merokok maupun minum minuman alkohol di masa kehamilan akan mengganggu perkembangan janin dengan risiko kelahiran prematur, bayi cacat, hingga keguguran.

Menghindari Aktivitas Berat

Pada awal kehamilan, umumnya ibu hamil akan mudah lelah atau bahkan pingsan karena kekurangan darah atau anemia. Ada baiknya ibu hamil jangan memaksakan diri untuk bekerja terlalu berat, khususnya saat umur kehamilan masih muda. Hindari berdiri atau duduk terlalu lama agar sirkulasi darah tubuh dapat berjalan lancar, perbanyak istirahat dan bergeraklah dengan seimbang.

Mengendalikan Kondisi Emosional

Kondisi hamil dapat memicu berbagai emosi, seperti gembira, bersemangat, hingga lelah dan cemas. Ibu mungkin sering merasa cemas mengenai kondisi bayi, kemampuan mengasuh, hingga masalah finansial. Akan tetapi, jangan sampai berbagai hal tersebut menyebabkan stres. Nikmati setiap tahap dalam menjaga kehamilan, hindari terlalu memaksakan atau menghakimi diri sendiri. Bila perubahan suasana hati menjadi sangat intensif, sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter ataupun psikolog.

Mewaspadai Tanda Bahaya Kehamilan

Flek atau pendarahan ringan saat kehamilan trimester pertama masih termasuk normal. Tetapi waspadai berbagai tanda keguguran seperti pendarahan saat hamil yang disertai sakit perut ataupun tidak. Sama halnya jika cairan vagina saat hamil muda, mengalami perubahan warna, berbau, hingga membuat gatal. Jika hal tersebut terjadi, ada kemungkinan ibu mengalami infeksi yang dapat menimbulkan gejala rasa nyeri atau panas saat buang air kecil sehingga perlu penanganan dokter.

Menjaga Asupan Nutrisi

Ibu hamil perlu lebih teliti dalam menjaga asupan makanan agar kandungannya tetap sehat. Terapkan pola makan yang teratur, lebih sedikit namun sering. Selain itu, ibu perlu menambah porsi jenis buah-buahan dan sayuran segar dalam menu sehari-hari Ibu. Lengkapi nutrisi dengan susu kehamilan PRENAGEN mommy sebanyak dua gelas setiap hari. Kandungan kalsium, fosfor, asam Folat, omega-3, omega-6, kolin, serta zat besi di dalam PRENAGEN mommy dapat membantu Ibu dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan bayi.

Mempererat Hubungan dengan Pasangan

Ungkapkan secara jujur mengenai kebutuhan, permasalahan, dan harapan yang dirasakan Ibu sebagai langkah mempererat keintiman dengan pasangan. Membahas hal-hal tersebut bersama, maka dapat membantu memperkuat rasa kebersamaan sebagai pasangan. Pilih saat yang tepat bila hendak berhubungan intim, agar Ibu hamil tetap merasa nyaman. Sejatinya, kehamilan merupakan momen tepat yang dapat membuat rumah tangga terasa semakin harmonis.

Baca Juga: Cara Tepat Jaga Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan

Proses melahirkan yang lancar pastinya sangat dinantikan oleh Ibu yang tengah menanti kelahiran buah hati. Oleh sebab itu, Ibu perlu menerapkan cara menjaga janin dalam kandungan agar tetap sehat. Jika Ibu menerapkan cara menjaga bayi dalam kandungan, maka kebahagiaan Ibu tidak akan terlupakan dengan kehadiran bayi ke dunia kelak.