Perkembangan Janin 5 Bulan, Momen Terpenting Ibu Hamil

Ditulis oleh: Amicis

Perkembangan Janin 5 Bulan, Momen Terpenting Ibu Hamil

Sebagian wanita mengungkapkan, bahwa perkembangan janin 5 bulan merupakan masa yang paling dirasa aman Ibu hamil dan suatu masa yang sangat menakjubkan dalam kehidupan tiap orang tua. Bahkan, juga dianggap sebagai masa paling aman untuk dapat bepergian atau berlibur. Apabila saat hamil 4 bulan Ibu masih sering merasa mual, di masa ini biasanya rasa mual saat kehamilan tidak lagi muncul. Tubuh Ibu mulai bisa menyesuaikan diri untuk beraktivitas dengan perut yang membesar. Ibu juga mulai dapat merasakan dan menikmati pergerakan janin di perut.

Baca Juga: Cara Tidur Ibu Hamil 5 Bulan yang Nyaman dan Aman

Bagaimana Perkembangan Janin 5 Bulan?

Perkembangan Janin 5 Bulan

Ketika memasuki perkembangan janin 5 bulan atau minggu ke-21 ini, bayi memiliki panjang sekitar 21,6 cm hingga 27 cm, dengan berat 0,34 kilogram. Janin Ibu telah menyerupai bayi yang siap lahir, tetapi dalam ukuran yang paling kecil. Organ pankreas yang dimiliki semakin matang, bibir makin terbentuk, serta mata terlihat makin sempurna. Tetapi bagian dalam bola mata atau iris, masih membutuhkan lebih banyak pigmen, namun kelopak dan alis matanya sudah terbentuk. Selain itu, apabila anak Ibu berjenis kelamin laki-laki, maka organ reproduksi yakni testis (buah zakar) sudah bisa mulai turun ke dalam kantungnya (skrotum) dari tempat mulanya yakni rongga panggul dan mulai merasakan pergerakan buah hati.

Usia 21 minggu

  • Bobot bayi saat ini, mulai lebih berat dari plasenta.
  • Tubuhnya terdapat bulu-bulu halus bernama lanugo yang diduga berperan untuk menjaga tubuh bayi tetap pada suhu yang dibutuhkan. Lanugo umumnya dapat menghilang sebelum bayi lahir.
  • Kelopak mata bayi selesai terbentuk.
  • Janin sudah mulai bergerak dan bagian organ pencernaannya juga menjadi makin matang. Vagina pada bayi wanita, sudah terbentuk dan akan terus-menerus berkembang hingga masa kelahiran.
  • Bayi mendapatkan oksigen dari Ibu melalui plasenta. Paru-parunya memang belum bekerja dengan baik, akan tetapi bayi mulai berlatih bernafas guna mempersiapkan diri hidup di luar rahim.

Usia 22 minggu

  • Kaki bayi, sudah tidak terlalu menempel pada perut seperti sebelumnya. Meski beratnya makin bertambah, tapi kulitnya masih terlihat keriput karena belum mempunyai cukup berat.
  • Organ penghasil hormon serta organ pankreas telah berkembang.
  • Gigi pertama belum akan muncul hingga beberapa bulan setelah lahir, tapi tunas gigi telah terbentuk pada gusi.

Usia 23 minggu

  • Pada perkembangan janin 5 bulan saat usia 23 minggu, bayi sudah bisa mendengar detak jantung maupun bunyi pergerakan dalam perut Ibu. Termasuk juga suara dari luar, contohnya suara suara TV, dan suara percakapan di sekitar ibu. Itulah alasannya mengapa pada fase ini sejumlah teori menyatakan bahwa, orang tua bisa membantu merangsang perkembangan pendengaran anak dengan mendengarkannya musik klasik.

Usia 24 minggu

  • Kini bayi sudah sedikit memiliki lemak, walau kulitnya masih sangat tipis dan lemah. Serta otaknya terus berkembang dengan cepat.
  • Paru-parunya juga sudah membentuk cabang-cabang pernapasan. Sel-sel tubuhnya mulai memproduksi surfaktan, yakni substansi yang membantu kantung udara di paru-paru terisi begitu bayi terlahir ke dunia.
  • Walaupun terdapat resiko cacat, bayi yang lahir prematur atau usia 24 minggu memiliki kesempatan untuk hidup. Hal itu disebabkan, perkembangan paru-paru dan organ vitalnya sudah cukup usia.
  • Indera perasa di permukaan lidah pada bayi juga perlahan-lahan ikut berkembang.
  • Sidik jari tangan dan kaki pada bayi juga sudah mulai dibentuk.

Apa yang Perlu Diperhatikan Ketika Usia Janin 5 Bulan?

Perkembangan Janin 5 Bulan

Meski usia hamil 5 bulan merupakan kehamilan yang dirasa sebagai masa yang paling nyaman bagi kebanyakan wanita, tetapi tetap saja banyak hal yang perlu dilakukan. Hal ini bertujuan, untuk menjaga kesehatan Ibu maupun bayi. Berikut beberapa hal yang Ibu perlu perhatikan.

  • Stretch mark yang mulai tampak kadang akan menyebabkan kulit gatal. Gunakan lotion agar kulit tidak kering dan mengurangi risiko gatal.
     
  • Mata yang lebih sensitif, cepat lelah, dan kering adalah kondisi yang umum terjadi pada Ibu hamil. Pastikan Anda mendapatkan istirahat cukup untuk mengurangi resiko mata kering ini.
     
  • Saat perkembangan janin 5 bulan, bayi Ibu sudah bisa mendengar. Sebagian orang percaya, jika dengan memperdengarkan musik, terutama musik klasik, dapat mendatangkan manfaat positif untuk janin. Walau belum dapat dipastikan manfaatnya secara keilmuan, namun tidak ada salahnya mencoba hal demikian untuk membuat mood diri sendiri menjadi lebih terjaga. Konsumsi pula cukup cairan guna menghindari pembengkakan pada bagian tubuh tertentu. Ibu bisa memenuhi nutrisi kehamilan melalui 2 gelas PRENAGEN mommy dengan PRENAPro Formula yang diperkaya Kalsium, asam folat, fosfor, magnesium, vitamin D, omega-3, omega-6, kolin dan zat besi. Kini saatnya Ibu dan pasangan mencari informasi guna mempersiapkan diri mengasuh bayi. Ibu bisa bergabung dengan komunitas Ibu ataupun orang tua di dunia maya, untuk mendapatkan banyak informasi seputar kehamilan.
     
  • Jika Ibu masih bekerja, gunakanlah masa ini untuk mengajukan cuti hamil. Apabila Ibu berfikir untuk berhenti bekerja di kantor usai melahirkan, inilah saat yang tepat untuk mendiskusikannya bersama pasangan.

Baca Juga: Mempelajari Pola Tidur Bayi 5 Bulan

Setelah terbiasa dengan berbagai perkembangan janin 5 bulan, pada masa hamil 6 bulan, bayi akan lebih responsif kepada suara maupun gerakan. Gerak tubuh Ibu hamil sendiri bahkan bisa menjadi lebih berat karena perut yang membesar. Selama masa kehamilan, Ibu juga harus terus bergerak secara aktif agar tubuh Ibu maupun bayi tetap sehat. Sehingga, tumbuh kembang bayi juga dapat berkembang dengan baik. Bayi juga terlahir dengan sempurna tanpa kekurangan satupun.