Ketahui 4 Buah untuk Memperbanyak dan Pelancar ASI

Ketahui 4 Buah untuk Memperbanyak dan Pelancar ASI

Seperti yang ibu ketahui, ASI merupakan makanan sekaligus minuman pokok bagi bayi yang baru saja dilahirkan. Hingga bayi berumur 6 bulan, bayi hanya diperbolehkan makan dan minum ASI saja. Barulah setelah umur bayi 6 bulan, ibu dapat memberi si buah hati makanan pendamping ASI atau yang dikenal dengan MP-ASI, seperti bubur lembut dan nasi tim. ASI berperan penting untuk kesehatan, kekebalan serta kecerdasan bagi bayi. Maka dari itu, penting bagi ibu yang menyusui mengetahui variasi makanan untuk memperbanyak ASI.

Baca Juga: Langkah-langkah Menyusui yang Benar

Terdapat macam-macam makanan yang mudah dijumpai bisa digunakan untuk memperbanyak produksi ASI ibu, salah satunya berasal dari kelompok buah-buahan. Sampai saat ini belum semua ibu tahu bahwa buah-buahan tersebut berguna dalam memproduksi ASI ibu. Inilah sejumlah buah penambah ASI yang perlu ibu ketahui:

Pepaya

Sebenarnya semua yang ada di pohon pepaya dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak ASI ibu. Semua yang ada di pohon pepaya yaitu baik dari buah, bunga dan juga daunnya telah terbukti dapat memperbanyak ASI.

Dalam buah maupun bunga pepaya mengandung vitamin A, vitamin C, bahan mineral seperti kalsium, asam folat, hingga enzim papain. Adanya enzim papain ini sendiri bermanfaat untuk membantu proses pencernaan protein. Pada saat ibu menyusui, ibu membutuhkan lebih banyak protein untuk produksi ASI.

Selain itu, buah pepaya juga memiliki banyak cairan yang bagus untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam memproduksi ASI. Pepaya yang masih ranum cocok untuk dimakan secara langsung, sementara pepaya yang masih mengkal cocok untuk dijadikan sup. Untuk cek faktanya, Ibu bisa membaca artikel ini: Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan Ibu Menyusui.

Labu

Tidak sedikit ibu yang mengira labu adalah kelompok sayuran karena tidak menghasilkan rasa manis. Akan tetapi labu sebenarnya merupakan kelompok buah-buahan. Perlu diketahui bahwa labu memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, termasuk menambah ASI. Keluarga labu seperti labu siam, labu botol, dan juga labu kuning juga bisa dikonsumsi untuk meningkatkan jumlah ASI. Buah labu terkenal bergizi tinggi serta mudah dicerna oleh usus sehingga juga mampu mencegah kondisi sembelit. Sama halnya seperti sayuran hijau, labu juga memiliki kandungan zat besi meski jumlahnya tidak lebih banyak dibandingkan dengan sayuran hijau.

Pisang

Buah yang umumnya berwarna kuning dengan bentuk melengkung ini juga memiliki segudang nutrisi. Buah pisang bagi ibu yang menyusui akan membantu mengembalikan setiap mineral yang hilang. Pisang merupakan jenis buah yang terbilang sangat mudah ditemui di berbagai tempat di Indonesia, sehingga ibu hamil juga mudah untuk mendapatkannya. Kandungan mineral di dalamnya juga sangat diperlukan sebagai zat pembentuk ASI, terutama mineral kalsium yang terkandung dalam pisang. Dalam setiap 100 gram buah pisang terkandung 100 mg kalsium.

Buah pisang kaya akan kalium dan serat, membantu menjaga kesehatan jantung, mengatur tekanan darah, dan mendukung pencernaan yang baik. Untuk informasi selengkapnya tentang manfaat buah pisang, baca di sini: Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Pisang untuk Kesehatan

Kurma

Buah kurma tidak hanya memiliki manfaat untuk menyusui, tapi baik untuk dikonsumsi sejak ibu hamil. Kandungan kalium di dalamnya sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada calon bayi yang tengah dikandung. Kemudian, glukosa serta fruktosa yang terkandung dalam buah kurma mempunyai peran penting pula dalam menambah kekuatan sang ibu saat proses persalinan berlangsung. Sebagai penyempurnaan, hormon oksitosin dalam setiap buah kurma berguna dalam memperlancar proses persalinan dan memperlancar ASI.

Baca Juga: Mengatasi Puting Terluka Saat Menyusui

Masukkan 4 jenis buah penambah ASI seperti di atas sebagai menu makanan sehat ibu. Konsumsi di waktu senggang juga dapat membantu ibu lebih rileks selama masa menyusui. Bukan hanya itu, ada banyak rekomendasi bahan alami untuk menambah produksi ASI. Yuk, coba di sini: Solusi Obat Pelancar ASI Alami untuk Ibu Menyusui.

Artikel Terbaru Lainnya

Masa Kehamilan
Cegah Risiko Lahir Prematur dengan Mengenali Kontraksi Dini
Kenali kontraksi dini di trimester 3, ciri-ciri dan penyebabnya, serta risiko prematur agar Ibu lebih waspada dan siap menjaga kehamilan.
Masa Kehamilan
Persalinan Caesar ERACS vs Biasa, Mana yang Lebih Cepat Pulih?
Pahami perbedaan operasi caesar biasa & ERACS. Ketahui keunggulan teknik ERACS yang minim nyeri dan percepat pemulihan agar Ibu bisa segera kembali beraktivitas.
Masa Kehamilan
Tes Genetik untuk Kehamilan Geriatri & Kapan Waktu Terbaik Melakukannya
Tes genetik pada kehamilan usia >35 tahun? Ketahui waktu terbaik skrining di trimester 1 dan 2 untuk deteksi dini janin. Pantau kesehatan Ibu dan buah hati demi persiapan matang!
Masa Kehamilan
Cegah Perdarahan Antepartum untuk Kesehatan Calon Buah Hati
Kenali perdarahan antepartum di trimester 3, penyebabnya, dan langkah pencegahan melalui nutrisi serta gaya hidup sehat ibu hamil.
Masa Kehamilan
AFLP pada Kehamilan Penyebab, Gejala, dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu
Pelajari tentang AFLP atau Acute Fatty Liver of Pregnancy pada kehamilan, gejala umum, dan tips pola hidup yang membantu menjaga kesehatan ibu hamil.
Masa Kehamilan
Tips Aman Mudik Saat Hamil dan Perlengkapan yang Wajib Ada
Simak tips aman mudik saat hamil dan checklist perlengkapan wajib agar perjalanan Lebaran tetap nyaman dan aman untuk Ibu dan janin.

PRENAGEN Club, untuk Moms!

Dengan menjadi member, Moms akan mendapatkan beragam keuntungan seperti program pengumpulan poin berhadiah, promo dan kegiatan menarik, serta bergabung dalam forum diskusi. Ayo bergabung bersama PRENAGEN Club dan nikmati setiap manfaatnya untuk mendukung perjalanan kehamilan dan peran Moms sebagai orang tua.
PRENAGEN