Masa Menyusui

15 Olahraga untuk Ibu Menyusui yang Aman buat Dilakukan

Ditulis oleh: Amicis

15 Olahraga untuk Ibu Menyusui yang Aman buat Dilakukan

Salah satu masalah yang dihadapi oleh banyak ibu usai melahirkan adalah berat badan. Usai bersalin, banyak ibu mengeluhkan sulitnya menurunkan berat badan, menurunkan lingkar perut, serta mendapatkan tubuh yang kembali ideal. Kuncinya sebenarnya mudah, yaitu olahraga.

Baca Juga: Manfaat dan Gerakan Senam Nifas yang Perlu Diketahui Bunda

Namun sayangnya, banyak ibu yang takut jika aktivitas fisik mengganggu proses menyusui. Padahal, studi menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas yang sedang tidak akan mengganggu serta mempengaruhi komposisi ASI. Ibu masih tetap dapat menyusui dengan lancar dibarengi dengan aktivitas fisik seperti olahraga.

Justru dengan olahraga teratur, Ibu akan menemukan banyak sekali manfaat. Olahraga ibu menyusui dapat menjaga kebugaran tubuh, melepas stress, serta menjaga mood ibu menyusui agar tetap baik.

Sebenarnya tidak ada jenis olahraga tertentu yang dikhususkan untuk ibu menyusui, namun Ibu dapat melihat 17 jenis olahraga yang aman untuk ibu menyusui berikut ini.

Baca Juga: Senam Hamil: Ibu dan Janin Sehat, Badan Ramping Usai Melahirkan

  1. Jalan Santai

    Salah satu jenis olahraga ibu menyusui yang aman dilakukan adalah jalan santai. Jika ibu melahirkan secara caesar, jalan santai pun masih tergolong aman. Ibu dapat berjalan-jalan santai keliling kompleks baik di pagi hari maupun sore hari. Dengan rutin melakukan aktivitas ini, aliran darah akan lebih lancar dan suasana hati pun akan jauh lebih baik.
  2. Berenang

    Olahraga ibu menyusui lain yang tergolong aman adalah berenang. Tentunya berenang dapat dilakukan jika tubuh ibu sudah siap untuk melakukannya. Berenang dapat melepas stres dan penat serta membakar kalori pada tubuh ibu. Alhasil, ibu menyusui akan lebih cepat mengembalikan berat tubuh yang ideal ketika berenang rutin dilakukan.
  3. Yoga

    Yoga juga merupakan jenis olahraga lain yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui. Olahraga ini tergolong aman, bahkan dapat juga dilakukan ketika hamil. Yoga memberikan manfaat bagi ibu yang sedang menyusui antara lain mengurangi rasa nyeri pada payudara, menghilangkan stress, serta meningkatkan rasa percaya diri. Ibu dapat melakukannya sendiri di rumah sembari mengurus bayi tanpa harus mengikuti kelas yoga di luar.
  4. Senam

    Ibu juga dapat melakukan aktivitas fisik ringan di rumah dengan melakukan senam. Senam dapat dilakukan di rumah sendirian dengan gerakan-gerakan yang mudah. Senam membawa manfaat banyak bagi tubuh, salah satunya adalah meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.
  5. Aerobik

    Jika menginginkan aktivitas fisik yang lebih ekstra namun tetap aman, Ibu dapat melakukan senam aerobik. Aerobik merupakan olahraga kardiovaskular yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan suplai oksigen ke jantung dan darah. selain itu, aerobik juga mampu menurunkan berat badan dengan signifikan serta membuat tubuh menjadi bugar.
  6. Bersepeda

    Bersepeda juga merupakan olahraga ibu menyusui yang aman untuk dilakukan. Ketika kondisi fisik pasca persalinan sudah membaik, Ibu dapat bersepeda keliling kompleks untuk menghilangkan stress. Selain itu, kalori yang terbakar pada saat olahraga juga cukup banyak sehingga berat badan akan cepat kembali normal.
  7. Pilates

    Pernahkah Ibu mendengar jenis olahraga ini? Pilates merupakan salah satu cabang olahraga yoga. Pilates bertujuan untuk menjaga stamina tubuh agar lebih terjaga, hal ini berbeda dengan yoga yang tujuannya lebih kepada menjaga kesehatan batin dan jiwa. Pilates cocok dijadikan salah satu alternatif olahraga ibu menyusui karena dapat melangsingkan tubuh dengan mudah dan cepat.
  8. Pemanasan

    Jika tidak memiliki waktu untuk berlama-lama melakukan aktivitas fisik, Ibu dapat melakukan pemanasan setiap pagi untuk membuat tubuh bergerak. Pemanasan dilakukan untuk membuat otot tidak tegang serta memperlancar sirkulasi darah. Gerakan pemanasan yang dapat dilakukan antara lain angkat satu kaki bergantian, geleng kepala ke kanan kiri bergantian, angkat bahu dan pergelangan, serta gerakan-gerakan lainnya.
  9. Sit Up

    Olahraga ibu menyusui lain yang aman dilakukan adalah sit up. Sit up merupakan gerakan olahraga yang bermanfaat untuk mengencangkan otot perut. Sit up juga mampu menghilangkan lemak yang menggumpal di perut pasca melahirkan. Namun sit up sebaiknya tidak dilakukan pasca caesar ya, Bu. Konsultasikan kepada dokter kapan tubuh ibu siap untuk melakukan aktivitas ini.
  10. Senam Kegel

    Senam kegel merupakan gerakan senam yang dapat menguatkan otot panggul serta rahim. Gerakan senam ini dapat meningkatkan kesuburan serta menjaga kesehatan reproduksi. Selain itu, senam kegel juga dapat mengencangkan vagina usai bersalin. Sebaiknya lakukan senam kegel secara rutin untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.
  11. Jalan Cepat

    Alternatif olahraga ibu menyusui yang lain adalah jalan cepat. Olahraga Jalan cepat bukan tergolong olahraga berat sehingga tidak memiliki resiko besar untuk ibu, Gerakan jalan cepat bermanfaat untuk memperlancar aliran darah serta mencegah terjadinya penggumpalan darah. Hal ini dapat membuat produksi ASI akan semakin lancar.
  12. Squat

    Squat merupakan latihan yang sangat bagus untuk mengencangkan otot vagina serta kandung kemih. Inilah yang membuat squat dapat dipilih sebagai salah satu pilihan olahraga ibu menyusui. Ibu dapat melakukan squat selama 8 kali di pagi hari. Manfaat lain dari gerakan squat antara lain mengencangkan otot paha serta betis.
  13. Jogging

    Tak hanya jalan santai dan jalan cepat, Ibu juga dapat rutin melakukan jogging untuk menyehatkan badan. Kalori yang terbakar pada saat jogging dapat membantu Ibu menurunkan berat badan dengan lebih cepat. Sebaiknya lakukan jogging setiap hari agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi ingat, lakukan gerakan jogging secukupnya saja ya, Bu.
  14. Cardio Dance

    Jenis olahraga lain yang dapat Ibu coba adalah cardio dance. Olahraga jenis ini sangat menyenangkan dan cocok bagi penikmat musik seperti hip hop atau broadway. Cardio dance mampu membakar kalori serta lemak tubuh serta menghilangkan stress. Mood yang baik dan meningkat setelah melakukan olahraga ini dapat meningkatkan serta memperlancar produksi ASI.
  15. Menggendong Bayi

    Apakah menggendong bayi termasuk jenis olahraga? Tentu saja, Bu. Dengan menggendong bayi setiap harinya, kalori pada tubuh dapat terbakar dengan cepat. Terlebih bayi akan bertambah berat setiap harinya sehingga dapat melatih kekuatan otot tangan ibu. Jika menggendong bayi sambil berjalan-jalan, lemak yang terbakar dari tubuh akan semakin banyak sehingga berat badan akan cepat ideal kembali.

Percayalah Bu, tanpa melakukan aktivitas-aktivitas fisik yang teratur seperti diatas, sebenarnya Ibu telah melakukan olahraga ibu menyusui setiap harinya. Mulai dari menggendong bayi, menyiapkan keperluan bayi, mencuci dan menjemur pakaian bayi, serta aktivitas harian lainnya telah cukup banyak menguras kalori ibu. Inilah yang membuat kegiatan mengurus bayi dapat menurunkan berat badan ibu dengan lebih cepat.

Baca Juga: Pantangan-Pantangan Pasca Melahirkan

Jika ditambah dengan kegiatan olahraga yang telah disebutkan diatas, kebugaran tubuh akan terbentuk. Ibu akan lebih sehat dan bugar karena berkeringat setiap hari. Angka timbangan pun perlahan akan menurun dan kembali normal. Selamat mencoba, Bu!